5 Trend Instagram di 2023 yang Harus Anda Tahu

DIPDOP > Ceative Agency > Social Media Management > 5 Trend Instagram di 2023 yang Harus Anda Tahu
Gambar dari Freepik

Jika Anda membuka akun instagram, hal-hal yang viral atau trending akan selalu muncul dalam halaman explore dalam beberapa hari bahkan bulan. Konten viral atau trending selalu memiliki engagement yang tinggi dari like dan comment.

Berbagai hal yang trending di dalam instagram dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis dalam pemasaran produk mereka. Jika Anda memberikan konten dengan topik yang sedang trending akan meningkatkan konten dilihat oleh banyak audiens serta brand Anda semakin dikenal dan produk Anda lebih banyak terjual. Berikut beberapa trend Instagram di 2023.

1. Reel Instagram masih terus meningkat dibandingkan gambar

Instagram Reels diluncurkan pada tahun 2020 dan perlahan diluncurkan ke semua pengguna sepanjang tahun 2021. Reels telah menjadi fitur instagram yang trending sejak awal muncul di Instagram.

Jika Anda membuka aplikasi Instagram, coba Anda gulir ke 10 hingga 15 konten pertama di halaman Explore. Saat Anda menggulir, sebagian besar konten yang ditampilkan adalah Reel.

Salah satu pembuat konten bahkan berbagi di TikTok-nya bahwa dia bereksperimen dengan memposting Reel ke Instagram sekali setiap hari selama sebulan dan dia meningkatkan jumlah pengikutnya sebesar 33% (dari 8500 menjadi 11,4k).

Alasan mengapa banyak audiens sangat trend di Instagram karena fitur Reels yang mudah diakses oleh pengguna yaitu hanya dengan menggulir halaman reels dapat langsung ke reels berikutnya. Hal ini tentu akan membuat pengguna betah untuk melihat reels lebih lama.

Selain itu, fitur reels menampilkan video yang menampilkan visual dan audio dengan waktu yang lebih pendek. Dengan begitu, pengguna Instagram tidak memerlukan waktu lama dalam menonton satu reels.

2. Stiker Cerita “Tambahkan Milik Anda” menarik perhatian dan UGC

Di dalam instagram story, ada banyak sekali stiker yang bisa ditambahkan ke cerita Anda. Salah satunya stiker baru “Add Yours”.

Stiker “Add Yours” yaitu stiker yang mengajak audiens memberikan pertanyaan, pendapat, kuis, dll., ke dalam Stories kemudian melibatkan audiens lainnya untuk membagikan jawaban dari pertanyaan atau pendapat pada stiker “Add Yours”

Stiker “Add Yours” memungkinkan pengguna membuat pesan seperti pertanyaan, pendapat dan lainnya dengan teman-temannya, sticker “Add Yours” yang dibagikan dapat digunakan pengguna lainnya untuk menampilkan jawaban atas pertanyaan dengan foto dan lainnya.

Anda dapat menggunakan stiker “Add Yours” pada story bisnis Anda untuk mengajak followers Anda berpartisipasi. Dengan cara tersebut, followers akan tertarik berpartisipasi dan brand Anda akan diingat.

Ketuk opsi “Tambahkan Milik Anda” dari stiker yang tersedia dan ketik perintah. Ini bisa berupa “Apa yang kamu baca?” atau “Pakaian hari ini”, atau “Fitur favorit Anda”. Pastikan pertanyaan tersebut relevan dengan bisnis Anda sehingga seseorang ingin membagikan foto dari pertanyaan Anda di story mereka.

3. Buat kemitraan dengan postingan kolaboratif

Fitur lainnya yang trend di tahun ini yaitu fitur postingan kolaboratif. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk “mengundang kolaborator” ke sebuah postingan serta menandai brand dalam kemitraan berbayar, dengan menampilkan kedua akun yang terlibat. Postingan ini akan dipublikasikan ke profil keduanya yang saling berkolaborasi.

Untuk mengundang kolaborator, Anda perlu memublikasikan postingan Instagram Anda, lalu ketuk opsi untuk Menandai orang. Anda akan melihat jendela muncul di bawah tempat Anda dapat menambahkan tag (seperti yang selalu Anda lakukan di Instagram) atau mengundang kolaborator.

Cara menambahkan kolaborator ke postingan Instagram

Pilih pengguna yang sedang bekerja dengan Anda pada postingan Anda dan publikasikan postingan Anda. Namun, Instagram tidak akan menampilkan tag atau postingan ke profil kolaborator sampai mereka menyetujui tag tersebut.

Postingan kolaboratif juga akan menjadi bagian dari kemitraan berbayar karena Instagram juga merilis fitur yang memberi tag ketika postingan disponsori dan bahkan memungkinkan pembuat konten untuk menandai merek yang mensponsori konten tepat di dalam postingan Instagram.

Agar influencer dapat menandai merek di postingan bersponsor, mereka akan mengelola bagian Pengaturan lanjutan di postingan mereka sebelum dipublikasikan, gulir ke bawah ke fitur Kemitraan berbayar, dan tandai merek yang berlaku. Brand harus menyetujui kemitraan ini sebelum mereka diberi tag secara publik di postingan tersebut.

Anda bisa memanfaatkan fitur ini jika Anda berkolaborasi dengan brand lain atau influencer. Fitur tersebut dapat membantu meningkatkan jangkauan Anda secara keseluruhan.

5. Promosi berbayar semakin berkembang

Pernahkah Anda menemukan postingan instagram yang bertuliskan “bersponsor” saat sedang menggulir halaman Instagram?

Postingan “bersponsor” tersebut merupakan salah satu bentuk promosi berbayar yang disediakan oleh Instagram. Promosi berbayar Instagram mengubah postingan, Cerita, Sorotan, dan Arsip Cerita menjadi postingan bersponsor. Promosi ini dapat memperluas jangkauan audiens, memperluas brand awareness, dan meningkatkan peluang konversi.

Mari kita kembali ke latihan kita dari tren pertama, di mana kita menggulir ke bawah untuk melihat 10 hingga 20 postingan pertama.

Jika feed Anda sama dengan feed saya, Anda melihat sekitar sembilan Reel, enam postingan reguler, dan lima postingan bersponsor. Artinya sekitar 25% feed Anda diisi dengan iklan berbayar, seperti di bawah ini. Jika Anda mulai berinvestasi pada iklan Instagram, merek Anda dapat menjadi bagian dari 25% tersebut.

7. Meme dimasukkan ke dalam kalender konten sosial

Siapa yang tidak suka meme? Salah satu konten yang dapat menghibur sebagian besar pengguna instagram. Menurut studi YPulse, 75% dari mereka yang berusia 13-36 tahun membagikan meme.

Banyak brand yang menggunakan konten meme pada instagram mereka. Konten meme yang diberikan selalu berkaitan dengan hal yang trending atau keadaan saat ini. Hal ini tentu untuk menarik perhatian audiens untuk melihat konten meme dan dapat dibagikan ke teman mereka.

Banyak brand juga akan mengambil tangkapan layar Tweet untuk dibagikan di Instagram mereka dengan latar belakang warna-warni untuk menyesuaikan brand mereka.

Memasukkan konten meme dalam konten kalendar Anda bisa menjadi penyegaran dalam instagram brand Anda. Tetapi, pastikan konten meme yang dibagikan sesuai dengan brand Anda.

Itulah penjelasan mengenai 5 Trend Instagram. Buat konten instagram Anda menjadi lebih menarik dengan layanan Social Media Management dari DIPDOP. Hubungi DIPDOP sekarang.

Sumber:

https://blog.hubspot.com/marketing/instagram-promotions

https://sproutsocial.com/insights/instagram-trends/

operator
chrismasopy.inc@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *