Strategi Promosi Mobil Ferrari yang Mengabaikan Televisi

DIPDOP > Ceative Agency > Content Marketing > Strategi Promosi Mobil Ferrari yang Mengabaikan Televisi
ilustrasi strategi promosi ferrari
Photo by Roman Pohorecki on Pexels

Pernahkah anda melihat sebuah iklan di televisi yang menayangkan mobil Ferrari? Tentu saja, tidak pernah. Karena merek mobil mewah tersebut tidak pernah beriklan di televisi. 

Mobil mewah Ferrari menggunakan strategi promosi yang tidak konvensional. Strategi tersebut sangat unik dan berbeda dari produsen lain di industri otomotif. 

Jadi, mengapa anda tidak akan pernah melihat iklan Ferrari di televisi? Mari kita pelajari bagaimana strategi promosi memainkan peran penting dalam kesuksesan mereka.

Faktor Kesuksesan Promosi Mobil Ferrari

Eksklusivitas dan Kelangkaan

Ferrari terkenal dengan mobil mewahnya yang diproduksi dalam jumlah sedikit atau terbatas. Hal tersebut membuat produsen mobil tersebut tidak menggunakan televisi sebagai bagian promosinya, dengan tujuan mempertahankan tingkat eksklusif dan kelangkaan.

Adanya faktor eksklusif membuat nilai yang dijual akan terus meningkat karena konsumen akan merasa bangga jika memiliki mobil mewah yang langka.

Persepsi Merek dan Target Pasar

Mobil mewah seperti Ferrari bukan hanya menjual fitur dan spesifikasi dari mobil mereka. Produsen mobil tersebut juga menjual nilai kemewahan, status sosial, dan nama merek yang sangat besar. Hal ini membuat mereka tidak menggunakan iklan tradisional seperti televisi.

Ferrari ingin melakukan promosi sesuai dengan niche market yang tepat. Mereka mengandalkan strategi promosi dengan reputasi dari mulut ke mulut, kolaborasi dengan model terkenal, dan mengikuti ajang balap untuk mempertahankan citra.

Tanpa beriklan di televisi, orang – orang pasti mengenali bahwa mobil mewah berwarna merah asal Italia, yaitu Ferrari. Produsen mobil Italia tersebut sangat mengetahui target konsumennya, tidak akan menghabiskan waktu di depan televisi.

Orang yang menghasilkan jutaan dolar per tahun dan mampu membeli Ferrari, cenderung tidak menghabiskan waktu luang dengan menonton televisi.

Mempertahankan Integritas dan Citra Merek

Ferrari telah membangun citra dan warisan yang sangat besar di industri otomotif. Produsen mobil tersebut mendapatkan kehormatan karena inovasi, kinerja, dan keunggulan dari awal merintis sampai saat ini.

Dengan tidak menayangkan iklan di televisi, Ferrari menjaga integritas merek mereka dan menurunkan citra, sehingga reputasi dan mereka tidak tercemar. 

Ferrari sangat berhati – hati dalam memilih calon pelanggannya. Hal tersebut untuk menghindari pencemaran nama dan reputasi mereka yang baik.

Ferrari tidak segan untuk melarang pembelian dan membuat daftar hitam bagi orang – orang yang telah merusak nama baik Ferrari.

Pendekatan Emosional dan Pengalaman

Ferrari memahami bahwa target audiens mereka mencari lebih dari sekadar alat transportasi. Mereka menginginkan hubungan emosional dan pengalaman yang tak terlupakan jika menggunakan mobil mewah tersebut. 

Merek-merek ini berfokus pada inisiatif pemasaran berdasarkan pengalaman, seperti acara eksklusif, test drive, atau track day yang memungkinkan calon pembeli untuk merasakan langsung bagaimana berkendara mobil dengan performa tinggi. Pendekatan ini menciptakan ikatan yang lebih kuat dan keterikatan emosional dengan merek, melebihi dampak dari metode periklanan tradisional.

Strategi yang telah disebutkan terbukti dengan suksesnya penjualan Ferrari di pasar global. Meskipun hanya diproduksi dalam jumlah terbatas, permintaan untuk kendaraan-kendaraan mewah ini terus meningkat. Hal tersebut membuat harga yang sangat tinggi dan terus meningkat di pasaran.

Dengan menghindari metode periklanan tradisional, para produsen mobil mewah ini menciptakan citra dan reputasi yang diinginkan. 

Sumber: 

This Is Why You Will Never See A Ferrari Or Lamborghini Commercial On TV

Muhammad Akbar Saputra
akbarsaputra67@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *