Niche Market: Pengertian, Cara Menentukan, dan Rekomendasi

DIPDOP > Ceative Agency > Digital Marketing > Niche Market: Pengertian, Cara Menentukan, dan Rekomendasi
Niche market. © Unsplash

Niche market adalah kelompok pelanggan yang potensial dalam skala lebih kecil dan memiliki karakteristik tertentu yang berbeda dengan market yang lebih luas. 

Di dalam dunia bisnis, penggunaan kata “niche” sudah menjadi hal yang lumrah dan banyak ditemui saat menentukan fokus sebuah brand.

Secara harafiah, niche diartikan sebagai ruang atau ceruk yang tersembunyi. Sehingga, dalam dunia marketing, niche diibaratkan sebagai peluang bisnis yang masih belum banyak dijangkau oleh pesaing.

Potensi dari niche market tentu lebih besar dengan mass market, atau pasar umum yang lebih luas dan terdiri dari konsumen yang beragam.

Konsumennya bisa berasal dari berbagai karakteristik, seperti wilayah, aktifitas, dan gaya hidup. 

Dalam membuat sebuah bisnis, Anda perlu untuk memilih niche yang tepat berdasarkan beberapa kriteria yang hendak disasar.

Dilansir dari Mirasee, ada beberapa kriteria yang umumnya digunakan untuk menentukan niche dari sebuah bisnis atau content creating, yaitu:

  • Harga
  • Demografi, seperti umur, gender, suku, agama, dan profesi
  • Level kualitas
  • Psikografis, seperti value, goals, personality, dan lifestyle
  • Area tempat tinggal
  • Budaya
  • Rutinitas atau keseharian

Penentuan sebuah niche market tentu tidaklah mudah, karena Anda perlu untuk melakukan riset yang mendalam, bertanya ke banyak orang, dan melakukan trial dan error agar hasil akhirnya bisa maksimal. 

Oleh karenanya, DIPDOP telah merangkum 7 cara untuk menentukan niche market yang sesuai bagi Anda.

1. Tentukan minat dan passion

Identifikasi area di mana Anda memiliki minat yang tinggi. Anda bisa mengetahuinya dengan melihat kegiatan apa yang dapat Anda lakukan di mana hal tersebut memerlukan proses yang tidak sebentar namun Anda tetap menikmatinya.

Bisnis yang didasarkan pada minat pribadi cenderung lebih memotivasi Anda dan membuat Anda tetap bersemangat dalam menghadapi tantangan. Selain itu, Anda juga menjadi lebih memperhatikan kualitas dari produk atau jasa yang akan dinikmati konsumen.

2. Evaluasi keahlian dan pengalaman

Sebelum terjun ke dalam satu niche market tertentu, Anda perlu memahami tentang keahlian, pengetahuan, dan faktor penunjang lainnya.

Sehingga, perlu untuk meninjau keahlian, keterampilan, dan pengalaman yang Anda miliki. Anda mungkin memiliki pengetahuan khusus dalam suatu bidang yang dapat menjadi dasar yang baik untuk memulai bisnis.

Misal, saat Anda memilih niche beauty yang berfokus pada perawatan kulit untuk berjerawat, Anda tentu perlu untuk memiliki pengalaman dalam mengatasi wajah atau bagian kulit lainnya yang memiliki jerawat, sehingga niche Anda menjadi relevan

Namun, apabila Anda merasa bahwa Anda memerlukan keahlian lain agar bisa lebih maksimal, Anda bisa mempelajarinya terlebih dahulu.

Selain itu, Anda juga bisa memakai jasa in-house training apabila ada keahlian yang perlu dimiliki oleh tim bisnis Anda.

3. Lakukan riset pasar

Anda perlu untuk meneliti pangsa pasar yang akan dituju lewat niche market secara mendalam agar tidak salah sasaran dan tujuan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyelam ke hashtag terkait dengan niche pilihan Anda di Instagram, TikTok, atau sosial media lain.

Pelajari mengenai kelebihan dan kekurangan dari orang-orang yang berfokus pada niche tersebut. Dengan menemukan loop hole atau gap tersebut, Anda bisa menonjol dengan menawarkan solusi.

Selain itu, Anda bisa mencoba cara konvensional dengan menyebar angket atau kuesioner penelitian terhadap calon pasar yang akan Anda sasar melalui niche yang sudah dipilih.

4. Analisis kompetitor dengan niche serupa

Berkaitan dengan tips sebelumnya, Anda akan menemukan kompetitor yang memilih niche yang serupa. Sebagai contoh, niche market parfum untuk unisex yang sedang booming di Indonesia adalah HMNS dan Saff & Co. Keduanya bersaing di niche yang sama, namun mereka menonjolkan keunikan yang berbeda.

Dengan mengulik kelemahan atau hal yang belum ditonjolkan pesaing, hal ini akan menambah nilai jual dari bisnis atau branding Anda. Selain itu, Anda juga bisa memperkaya kelebihan dari pesaing lewat angle yang berbeda.

Perlu diingat bahwa pesaing tidak perlu dipandang sebagai oposisi yang negatif, melainkan oposisi yang positif di mana Anda bisa untuk melakukan diskusi sebagai pelaku dari niche yang serupa.

5. Tentukan target pasar yang sesuai

Manfaat mengetahui target pasar. © Blog Skill Academy

Setelah memiliki gambaran terhadap niche market Anda, sekarang saatnya untuk memetakan target pasar atau konsumen yang cocok dengan jasa atau produk yang hendak Anda tawarkan.

Menurut STEKOM, target pasar adalah sekelompok orang dengan kebutuhan serupa yang menjadi target penjualan dari produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah bisnis.

Secara umum, target pasar memiliki kesamaan dalam hal-hal tertentu, seperti tempat tinggal, kesukaan, ataupun gaya hidup. Dengan menyasar target pasar tertentu, langkah atau strategi pemasaran bisa dilakukan secara lebih mengerucut dan terukur.

Selain itu, Anda juga bisa untuk berinteraksi lebih dekat dengan konsumen dari target pasar yang sama dan mendengar kebutuhan mereka untuk nanti dapat Anda berikan melalui bisnis Anda.

6. Adakan trial kepada target pasar

Sebelum benar-benar dijual secara masif, Anda perlu untuk mengadakan trial & error yang tidak sedikit. Umumnya, sebuah bisnis akan melibatkan calon konsumen dengan kriteria tertentu yang sesuai dengan target yang akan dituju.

Contohnya, apabila Anda akan mengeluarkan produk pelembab dan pencerah bibir dengan kandungan buah alami, Anda dapat mengirimkan produk secara gratis kepada konsumen dengan kondisi bibir yang pecah-pecah, memiliki dua warna atau two tone, dan berada di kondisi tempat tinggal yang panas.

Anda perlu memberi jeda beberapa minggu untuk mereka kembali kepada Anda dengan review atau feedback yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan produk dengan lebih baik.

Dengan cara ini, bisnis Anda akan memiliki kualitas yang lebih dari kompetitor lain karena telah melakukan trial dan error atas masukan orang lain.

7. Hadirkan fleksibilitas seiring berjalannya waktu

Untuk memiliki bisnis atau usaha yang dapat bertahan lama, fleksibilitas dalam menghadirkan jasa atau produk menjadi sebuah kunci. Hal ini juga berlaku dengan niche market di dalam dunia marketing.

Semakin lama Anda menjalani bisnis, target pasar akan semakin meluas dan menghasilkan kebutuhan yang berbeda dari yang mungkin Anda kira.

Sehingga, perluas niche market yang Anda miliki untuk dapat mengakomodasi konsumen dengan jumlah lebih banyak. Namun, keenam step di awal tadi perlu untuk dilakukan kembali agar dapat betul-betul menjawab demand dari konsumen.

Setelah mengerti cara untuk menentukan niche market, apakah Anda masih bingung? Kalau iya, berikut 3 rekomendasi niche market yang masih populer hingga saat ini.

Masakan tanpa Oven – Kuliner

Kehadiran oven masih menjadi salah satu hal mewah yang tidak dimiliki oleh semua masyarakat di Indonesia, seperti mahasiswa dengan budget kos-an, atau ibu rumah tangga dengan ekonomi menengah ke bawah.

Oleh karena itu, membuat menu masakan yang lezat dan bergizi tanpa menggunakan oven dapat dijadikan sebagai niche market yang menjual.

Pembahasan Soal-soal SNBT – Pendidikan

Setiap tahun, pasti akan ada pelaksanaan SNBT atau Seleksi Nasional Berbasis Tes yang diadakan oleh Kemendikbud untuk menyaring par calon mahasiswa terbaik.

Apabila Anda adalah seseorang yang memiliki kemampuan akademik lebih daripada yang lain, Anda bisa mulai untuk membuat video pembahasan soal-soal SNBT bagi calon mahasiswa dari jenjang kelas 10 hingga 12 SMA.

Segi Empat Anti Letoy – Fashion

Dengan perubahan fashion yang semakin hari semakin pesat, produk kerudung segi empat menjadi salah satu incaran kaum hawa yang beragama Islam. Bagi perempuan yang tidak memiliki banyak waktu, bahan segi empat yang tidak cepat kusut atau berantakan menjadi incarannya.

Niche market ini bisa Anda coba dengan pangsa pasar yang cukup luas karena jumlah kaum muslim perempuan di Indonesia pun juga bisa bertambah.

Nah, itu dia penjelasan mengenai niche market yang cukup rinci dan lengkap dengan rekomendasinya. Sekarang, saatnya untuk Anda mengeksplor dan berkreasi dengan kelebihan yang Anda miliki. Selamat mencoba!


Sumber:

Niche Market: Pengertian, Manfaat, Cara Menentukan, dan Contohnya

10 Niche Paling Populer dalam Affiliate Marketing, Ladang Cuan!

Bagaimana Cara Menentukan Target Pasar?

Rekomendasi Parfum Lokal yang Bikin Kamu Wangi Seharian

Adinda Feriana Madani
adindamadani01@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *