
Influencer merupakan seseorang yang memiliki pengaruh besar terhadap publik. Umumnya, influencer memiliki pengikut media sosial yang banyak, ratusan ribu hingga jutaan.
Banyak brand yang membayar influencer untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa. Bayarannya pun bervariasi bergabung konten seperti apa yang diinginkan brand.
Konten berbentuk video biasanya bayarannya lebih mahal daripada hanya foto saja. Selain itu, konten yang diunggah di story dan di feed bayarannya beda.
Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Marketing dalam Bisnis
Strategi Pemasaran Influencer yang Bisa Dicoba!
Berikut beberapa startegi pemasaran influencer yang bisa dicoba oleh brand untuk menjangkau banyak konsumen dan tentunya meningkatkan penjualan.
1. Menentukan Tujuan Bisnis
Menentukan tujuan bisnis merupakan hal pertama yang harus dilakukan brand. Tujuan bisnis adalah pondasi dari bisnis itu sendiri. Brand harus menentukan tujuan bisnis yang melibatkan influencer. Apa tujuan yang ingin dicapai ketika bekerjasama dengan influencer. Selain itu, dalam menentukan tujuan harus jelas dan terukur. Hal tersebut berguna untuk menyusun startegi pemasaran.
2. Menentukan Audiens
Setelah tujuannya sudah kelas dan terukur, selanjutnya yaitu menentukan audiens. Menentukan audiens sama pentingnya dengan menentukan tujuan bisnis. Audiens seperti apa yang cocok untuk produk atau jasa yang ditawarkan. Apakah audiens kalangan muda, kalangan tua, bahkan kalangan pekerjaan kantoran. Brand harus jelas dalam menentukan audiens.
3. Membuat Anggaran
Membuat anggaran juga penting dalam bisnis. Anggaran harus tepat, terlebih lagi jika ingin berkerjasama dengan influencer. Anggaran yang kurang tepat akan berdampak buruk, salah satu dampaknya yaitu meningkatkan jumlah kerugian.
4. Menemukan Influencer Terbaik
Menemukan influencer terbaik merupakan bagian terpenting dari startegi pemasaran influencer. Influencer terbaik tidak hanya dilihat dari seberapa banyak pengikut media sosial miliknya maupun seberapa besar pengaruhnya terhadap publik. Akan tetapi, audiens seperti apa yang menjadi pengikutnya. Apakah audiens yang mengikutinya sesuai dengan audiens yang menjadi target bisnis anda atau tidak.
5. Melacak Hasilnya
Setelah brand bekerjasama dengan influencer, langkah selanjutnya yaitu melacak hasilnya. Hasil yang dimaksud yaitu seberapa banyak orang yang mengenal brand anda dan apakah tingkat penjualan meningkat atau menurun. Hal-hal seperti itu perlu diperhatikan oleh brand.
Itulah beberapa strategi pemasaran influencer yang bisa dicoba. Berdasarkan beberapa penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa brand tidak hanya harus menemukan influencer terbaik, akan tetapi menentukan tujuan jauh lebih penting.
Referensi: What Is Influencer Marketing?

One thought on “Strategi Pemasaran Influencer, Yuk Dicatat!”