Sekarang Waktunya Biarin Gen Z yang Ngurus Digital Marketing

DIPDOP > Ceative Agency > Digital Marketing > Strategi Bisnis > Sekarang Waktunya Biarin Gen Z yang Ngurus Digital Marketing
Sekarang Waktunya Biarin Gen Z yang Ngurus Digital Marketing

Dipdop.net – Digital marketing saat ini terus berevolusi mengikuti zaman yang bergantung dengan teknologi. Kehadiran digital marketing seperti yang kita ketahui, telah banyak memberikan keuntungan yang signifikan terhadap bisnis khususnya UMKM. Bisnis UMKM dapat mempertahankan namanya di tengah masyarakat berkat digital marketing.

Walaupun dilakukan secara online, tetapi tenaga yang dibutuhkan untuk melakukan digital marketing haruslah memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cakap mengenai media sosial yang digunakan. Memang mengoperasikan media sosial terdengar cukup sepele. Namun, itulah yang terpenting dalam digital marketing. Siapa saja mungkin memiliki peran yang cocok untuk memegang media sosial demi kebutuhan digital marketing ini. Kalau mencari yang “paling cocok”, maka Gen Z adalah jawaban yang tepat.

Bisa dikatakan Gen Z merupakan tenaga, sekaligus sasaran yang tepat untuk digital marketing ini. Gen lain bisa saja juga memiliki kesempatan yang sama. Akan tetapi, tentu kesempatan Gen Z untuk mengurus dunia digital marketing yang paling luas. Jika benar demikian adanya, apa sebenarnya alasan sebaiknya sekarang kita membiarkan Gen Z yang mengurus digital marketing?

Baca Juga: Apa Rahasia Konten Reels Instagram dan Video TikTok Jadi yang Paling Efektif untuk Digital Marketing?

Gen Z: Si Paling Paham Trend Terkini

Jangan heran dengan trend di medsos yang eksis akhir-akhir ini. Kemungkinan, pelaku utama yang membuat trend tersebut terus muncul adalah Gen Z. Mereka jugalah yang paling mengetahui tentang asal kemunculan dan makna dari trend tersebut. Agak tercampur dikit, sih, dengan trend dari Gen Alpha, tetapi tetap lebih banyak trend yang dibuat dan dipahami oleh Gen Z pastinya.

Soal trend di medsos—barangkali di Google juga—sangat berhubungan dengan digital marketing. Istilahnya, digital marketing dapat “makan” dari trend yang ada. Inilah alasannya, konten digital marketing kebanyakan mengikuti trend yang tentunya diketahui oleh Gen Z. Mereka bahkan yang juga meramaikan konten yang berhubungan dengan trend tersebut. Alhasil, konten yang banyak diramaikan itulah yang tembus FYP.

Pengguna Dominan Medsos untuk Digital Marketing

Trend di medsos yang dominan dikuasai oleh Gen Z disebabkan oleh satu alasan, yakni karena pengguna dominan medsos jugalah termasuk Gen Z. Aslinya, Gen Z tidak sesedikit yang kita kira. Umur Gen Z dihitung dari yang lahir sejak tahun 1997 sampai 2012. Jadi, selamat menggunakan medsos dengan Gen Z di mana-mana meski untuk digital marketing.

Saat Ini Masa Produktif Gen Z

Selain medsos yang dominan dikuasai oleh Gen Z, tahun 2025 juga termasuk masa produktif bagi Gen Z. Jika Gen Z lahir pada tahun 1997 sampai 2012, maka usia tertuanya adalah 28 tahun. Menurut BPS dan PBB, masa produktif untuk bekerja dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi terhitung 15—64 tahun. Ini berarti, dari usia kelahiran Gen Z, hampir seluruh kelahiran sudah masuk masa produktif, kecuali tahun 2011—2012.

Mungkin inilah saat yang tepat juga untuk mencari tenaga untuk memegang digital marketing yang merupakan Gen Z yang telah memasuki usia produktif bekerja. SDM yang tentunya lebih dari mencukupi merupakan yang utama. Hal lainnya didukung oleh pemikiran Gen Z yang juga saling memahami Gen Z lainnya yang menjadi penggerak utama trend di medsos.

Gen Z sebagai Target Marketing

Mungkin kamu telah sering melihat lonjakan penjualan charms, seperti labubu, gantungan kunci, photo card holder, dan variasi hiasan-hiasan lainnya. Mungkin kamu pernah melihat pula ungkapan lagu dengan genre Hipdut (Hiphop & dangdut) adalah genre kesukaan Gen Z. Bisa dilihat kalau demand atau kebutuhan yang sekarang ada sesungguhnya ada hubungannya dengan trend yang tengah digemari oleh Gen Z. Gen Z-lah yang menjadi pemegang kunci dari demand marketing saat ini.

Kini, Gen Z menjadi target marketing utama, khususnya bagi kamu yang mengandalkan digital marketing untuk memasarkan produk. Seandainya produkmu tidak menetapkan Gen Z sebagai target marketing utama, maka jangan menghindar dulu dari para Gen Z. Siapa tahu, karena konten digital marketing-mu merupakan tipe yang kesukaan Gen Z banget, jadinya Gen Z akan turut meramaikan konten tersebut?

Baca Juga: UMKM Bisa Ngapain aja di Google Trends?

Kesimpulan

Bagi kamu yang memiliki bisnis, terutama UMKM, dan sangat mengandalkan digital marketing, maka inilah waktu yang tepat untuk kamu membiarkan SDM Gen Z untuk mengurus digital marketing. Alasannya simpel, yakni karena Gen Z merupakan penggerak roda terbesar dari trend-trend yang ada di medsos. Selain itu, saat ini dari usia kelahiran Gen Z hampir seluruhnya telah memasuki masa produktif bekerja. Jadi, tunggu apa lagi, dari pada masih nggak percaya dengan kinerja Gen Z, lebih baik inilah saatnya untuk mempercayakan digital marketing pada mereka. (WA)

Wafiq Azizah
of.wafiqazizah@gmail.com
Coordinator Admin DIPDOP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *