
Di jaman sekarang, pengalaman berbelanja sudah sangat berbeda. Para calon pembeli biasanya mulai dari membuka online shop, melihat social media, untuk mengetahui apa yang sedang trending dan apakah produk tersebut layak untuk dibeli. Ini mengartikan bahwa para pembeli sudah sangat pintar dalam memilah, serta melakukan riset terhadap produk yang akan mereka beli. Disinilah pentingnya strategi omnichannel, yang mana akan membuat pengalaman para calon pembeli anda sangat mulus sehingga mereka akan nyaman dan berbelanja di bisnis anda.
omni channel juga dapat diartikan sebagai pendekatan penjualan multi saluran yang fokusnya pada pemberian pengalaman terbaik kepada semua pelanggan. Baik saat pelanggan melakukan belanja secara online melalui laptop, perangkat seluler, maupun belanja langsung di toko fisik. Jadi, omni channel berfokus pada seluruh pengalaman pelanggan. Bukan hanya pengalaman individu pada saluran yang berbeda.
Selain itu, omnichannel merupakan strategi tahap lanjut dari strategi MultiChannel. Strategi ini memungkinkan para pengguna atau pelanggan dapat mengetahui perkembangan sebuah brand secara real time. Dalam kaitannya dengan bisnis, omni channel dapat mempermudah pelanggan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan produk atau barang yang dijual. Jadi, secara tidak langsung strategi ini lebih memudahkan interaksi antara pengusaha dengan para pembelinya.
Jenis-Jenis Omnichannel
Jenis-jenis omnichannel dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama: omnichannel media sosial, omnichannel e-commerce, dan omnichannel call center.
Omnichannel Media Sosial
Omnichannel media sosial berarti memanfaatkan saluran media sosial sebagai komponen penting dalam strategi bisnis Anda. Melalui saluran media sosial seperti Facebook, Instagram, atau Twitter, Anda dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, menyampaikan informasi terkait produk dan layanan, serta memperkuat citra merek Anda. Melalui pendekatan omnichannel media sosial, Anda bisa memberikan pengalaman yang konsisten dan terintegrasi di semua saluran media sosial yang Anda gunakan.
Omnichannel E-commerce
Omnichannel e-commerce merupakan sebuah sistem e-commerce yang menggunakan pendekatan omnichannel untuk menjual produk dan layanan kepada pelanggan Anda. Dengan mengintegrasikan berbagai saluran seperti situs web, toko fisik, dan aplikasi mobile, Anda dapat memberikan pengalaman berbelanja yang mulus dan terpadu kepada pelanggan. Misalnya, pelanggan dapat mulai berbelanja di situs web Anda, kemudian melanjutkan pembelian di toko fisik, dan mengakses informasi pesanan terbaru melalui aplikasi mobile. Hal ini memungkinkan pelanggan Anda untuk berbelanja dengan nyaman dan fleksibel sesuai dengan preferensi mereka.
Omnichannel Call Center
Omnichannel call center adalah pusat layanan telepon yang menggunakan pendekatan omnichannel dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Dalam strategi ini, panggilan telepon hanyalah salah satu saluran komunikasi yang digunakan. Selain panggilan telepon, Anda juga dapat menyediakan layanan pelanggan melalui email, SMS, live chat, atau bahkan media sosial. Dengan mengadopsi pendekatan omnichannel call center, Anda dapat memberikan pelayanan yang lebih responsif dan menyeluruh kepada pelanggan Anda, meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat hubungan bisnis dengan mereka.
Baca Juga: Peran Omnichannel Marketing
Strategi Marketing Omni Channel
Memanfaatkan media sosial dan website perusahaan
Menciptakan pengalaman omnichannel yang optimal memerlukan proses secara perlahan. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah dengan memastikan website dan media sosial anda secara konsisten memberikan informasi yang bermanfaat. Anda perlu engage dengan pengguna Instagram atau media sosial lainnya untuk meningkatkan hubungan antara perusahaan dan pelanggan.
Menggunakan aplikasi
Pada perusahaan dengan produk tertentu, membuat aplikasi adalah salah satu cara untuk mengoptimalkan pemasaran. Aplikasi membuat pelanggan lebih mudah memilih produk serta dapat dilakukan menggunakan handphone Anda. Untuk perusahaan kecil-menengah, Anda dapat mempekerjakan freelance developer untuk membuat aplikasi.
Menyelesaikan permasalahan pelanggan
Pelanggan akan memberikan kepercayaan ketika perusahaan dapat memberikan solusi kepada pelanggan. Bukan sekadar memikirkan keuntungan perusahaan, namun juga manfaat yang dirasakan pelanggan agar strategi pemasaran dapat berjalan optimal. Anda dapat berinteraksi dengan pelanggan melalui berbagai channel dengan menyampaikan pesan brand image perusahaan.
Menggunakan pesan yang konsisten di setiap channel
Untuk memberikan kesan dan pengalaman yang sama di setiap channel, perusahaan perlu menyampaikan pesan yang sama. Anda dapat mengubah sedikit kata-kata yang digunakan namun tidak sampai mengubah makna agar terhindar dari copyright media sosial. Cara lain adalah dengan menggunakan brand voice yang dapat di-mix tanpa harus terlihat tidak konsisten. Mengakhiri setiap strategi pemasaran dengan CTA
Setiap kali Anda melakukan sebuah strategi pemasaran atau berinteraksi dengan pelanggan melalui berbagai media, Anda perlu mengakhirinya dengan CTA (Call To Action). CTA berfungsi untuk meningkatkan customer value dengan memberikan pengalaman pada produk lainnya. Salah satu penempatan CTA adalah pada email di bagian akhir atau posisi tertentu dengan memberikan visual yang mencolok.
Sumber:

One thought on “Strategi Omnichannel Marketing”