Kenapa Top Brand Punya Lebih dari 1 Akun? Tren Sosmed 2025 yang Perlu Diketahui

DIPDOP > Ceative Agency > Content Marketing > Kenapa Top Brand Punya Lebih dari 1 Akun? Tren Sosmed 2025 yang Perlu Diketahui
Strategi multi akun brand

Strategi multi akun brand – Belakangan ini, analisis terhadap beberapa top brand di TikTok mengungkap fakta menarik: banyak dari mereka memiliki lebih dari satu akun. Ternyata, ini bukanlah hal yang dilakukan secara sembarangan. Brand-brand besar seperti Glad2Glow, Skintific, Raja Karpet, Wardah, Npure, Softex, dan Kahf telah menerapkan strategi multi-akun ini. Bahkan, omset mereka di platform tersebut sudah mencapai angka miliaran rupiah. Lalu, apa sebenarnya alasan di balik kepemilikan multi-akun ini?

Baca Juga: Viral Jualan Walens tapi di Jok Motor: Strategi “Pseudo-UGC”, Tren TikTok 2025? – DIPDOP

Strategi Multi Akun Brand: Meningkatkan Penjualan Melalui Livestreaming

Menurut toekangdigital.com, salah satu alasan utama brand-brand besar memiliki multi-akun adalah untuk meningkatkan penjualan, terutama melalui livestreaming. Data menunjukkan bahwa 70%-80% pendapatan mereka berasal dari aktivitas livestreaming. Angka ini tentu sangat signifikan dan menjadi bukti bahwa livestreaming adalah salah satu strategi pemasaran yang paling efektif saat ini.

Dengan memiliki lebih dari satu akun, brand dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan mengoptimalkan strategi pemasaran mereka. Di TikTok, misalnya, selain akun bisnis, ada juga akun pemasaran. Brand-brand tersebut memanfaatkan kedua jenis akun ini untuk meningkatkan engagement dan konversi penjualan. Akun utama biasanya digunakan untuk konten inti, sementara akun pendukung (support) fokus pada konten pra-livestream atau konten pendukung lainnya.

Baca Juga: Algoritma Medsos itu BUKAN MUSUH,Tapi Teman yang Membantu – DIPDOP

Mengapa Ini Bisa Jadi Tren Sosmed 2025?

Dengan melihat proporsi pendapatan yang besar dari livestreaming, tidak heran jika strategi multi-akun ini diprediksi akan semakin populer di tahun 2025. Livestreaming atau liveshopping semakin masif, dan brand-brand besar terus mencari cara untuk mengoptimalkan strategi mereka. Mulai dari taktik konten hingga manajemen akun, semuanya dilakukan untuk mengekskalasi penjualan.

Tantangan dalam Mengelola Multi-Akun

Meskipun strategi ini terlihat menjanjikan, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi yaitu:

  1. Bagaimana cara mengatur konten dan sosmednya?
    Dengan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas, mengelola beberapa akun sekaligus bisa menjadi tantangan besar. Tim sosmed mungkin akan kewalahan jika tidak memiliki strategi yang jelas dan terstruktur.
  2. Konten apa yang harus dibuat untuk akun-akun pendukung?
    Akun pendukung bisa fokus pada konten pra-livestream atau konten pendek berdurasi 20-30 detik. Konten ini bisa di-repost oleh akun utama untuk menjangkau audiens yang lebih besar. Dengan cara ini, brand tetap bisa menjaga konsistensi konten tanpa harus membuat konten yang sama sekali baru untuk setiap akun.

Baca Juga: 10 Ide Kreatif Event Marketing untuk Menarik Lebih Banyak Pelanggan – DIPDOP

Kesimpulan: Strategi Sosmed yang Terus Berkembang

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi sosmed terus berkembang seiring waktu. Memiliki multi-akun bukan lagi hal yang aneh, melainkan sebuah kebutuhan untuk tetap kompetitif di era digital. Jika dulu brand mungkin bertanya, “Ngapain punya banyak akun?”, sekarang justru sebaliknya. Dunia berubah, dan brand harus beradaptasi dengan strategi yang lebih kreatif dan efektif.

Tren multi-akun ini diprediksi akan semakin besar di tahun 2025, terutama dengan semakin masifnya livestreaming sebagai sarana penjualan. Bagi brand yang ingin tetap relevan dan meningkatkan penjualan, strategi ini layak dipertimbangkan. Jadi, apakah brand Anda sudah siap mengikuti tren ini? Mulailah mempersiapkan strategi multi-akun untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan engagement di platform sosmed. Siapa tahu, tahun 2025 ini, brand Anda bisa menjadi salah satu yang terdepan dalam memanfaatkan tren ini!

(SA)

Suci Anggina
suci1anggina@gmail.com

One thought on “Kenapa Top Brand Punya Lebih dari 1 Akun? Tren Sosmed 2025 yang Perlu Diketahui”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *