Pentingnya Riset Pasar Sebelum Memulai Usaha, dan Bagaimana Menerapkannya

DIPDOP > Marketing > Pentingnya Riset Pasar Sebelum Memulai Usaha, dan Bagaimana Menerapkannya

Dipdop.net – Membuka usaha baru bukan hanya soal ide menarik atau modal besar. Salah satu langkah penting yang sering diabaikan oleh para pelaku usaha pemula adalah riset pasar. Padahal, riset pasar dapat menjadi penentu keberhasilan sebuah bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Apa Itu Riset Pasar?

Riset pasar adalah proses mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang target pasar, konsumen, pesaing, hingga tren industri. Tujuannya adalah untuk membantu pemilik usaha memahami kebutuhan dan perilaku konsumen, serta menemukan celah pasar yang bisa dimanfaatkan.

Menurut Investopedia, “Market research is the process of determining the viability of a new service or product through research conducted directly with potential customers.” Ini berarti riset pasar bukan sekadar asumsi, melainkan berdasarkan data nyata yang dikumpulkan secara sistematis.

Mengapa Riset Pasar Penting Sebelum Memulai Usaha?

Dikutip dari semrush, Berikut beberapa alasan mengapa riset pasar menjadi fondasi utama dalam memulai bisnis:

1. Memahami Kebutuhan Konsumen

Dengan riset pasar, kamu bisa mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen. Produk atau jasa yang kamu tawarkan jadi lebih relevan dan tepat sasaran.

2. Mengurangi Risiko Kegagalan

Menurut data dari CBInsights, salah satu alasan utama kegagalan startup adalah karena mereka membuat produk yang tidak dibutuhkan pasar. Riset pasar membantu kamu menghindari kesalahan tersebut sejak awal.

3. Mengetahui Siapa Pesaingmu

Melalui riset, kamu bisa mengenali siapa saja kompetitor di industri yang sama, strategi apa yang mereka gunakan, dan bagaimana kamu bisa membuat pembeda yang kuat.

4. Menentukan Strategi Pemasaran yang Efektif

Kamu akan tahu platform apa yang sering digunakan target pasar, gaya komunikasi yang mereka sukai, serta waktu yang tepat untuk melakukan promosi.

5. Menemukan Peluang Pasar Baru

Kadang, dari hasil riset, kamu bisa menemukan kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi oleh kompetitor. Inilah celah yang bisa kamu manfaatkan untuk masuk ke pasar.

Baca Juga : Belajar Strategi Content Marketing Sederhana Ala Pride Chicken

Jenis-Jenis Riset Pasar

Ada dua jenis riset pasar yang bisa kamu lakukan:

  • Riset Primer: Dilakukan langsung oleh kamu atau timmu, misalnya dengan survei online, wawancara, atau observasi.
  • Riset Sekunder: Menggunakan data yang sudah ada, seperti laporan industri, artikel, atau statistik pemerintah.

Kombinasi dari keduanya akan memberikan gambaran pasar yang lebih lengkap

Cara Menerapkan Riset Pasar Sebelum Memulai Usaha

1. Tentukan Tujuan Riset

Misalnya: ingin mengetahui minat pasar terhadap produk eco-friendly atau ingin memahami perilaku belanja Gen Z.

2. Identifikasi Target Pasar

Pahami siapa calon konsumenmu: umur, gender, lokasi, pekerjaan, hingga gaya hidup. Ini akan membantumu membuat pertanyaan riset yang relevan.

3. Pilih Metode Riset

Gunakan kombinasi survei online (Google Form, Typeform), wawancara via telepon atau Zoom, serta observasi di media sosial.

4. Analisis Data

Setelah data terkumpul, kelompokkan dan identifikasi pola-pola yang muncul. Contoh: sebagian besar responden lebih suka belanja online di malam hari.

5. Terapkan Temuan ke Strategi Bisnis

Gunakan hasil riset untuk menentukan jenis produk, harga, lokasi penjualan (offline/online), serta strategi pemasaran yang tepat.

Contoh Kasus Penerapan Riset Pasar

Misalnya kamu ingin membuka bisnis kopi kekinian di Jember. Melalui riset, kamu menemukan bahwa:

  • Anak muda usia 18–25 tahun lebih suka kopi susu dibanding kopi hitam.
  • Mereka aktif di Instagram dan suka promo berbasis voucher.
  • Kebanyakan lebih memilih takeaway dibanding dine-in.

Dengan informasi ini, kamu bisa membuat strategi promosi di Instagram, fokus pada varian kopi susu, dan menyediakan sistem pemesanan online dengan diskon khusus.

Tools Gratis untuk Riset Pasar

Bagi UMKM atau pemula, ada beberapa tools gratis yang bisa digunakan:

  • Google Trends: untuk melihat tren pencarian berdasarkan kata kunci.
  • Ubersuggest: untuk riset keyword dan ide konten.
  • Survei Google Form: mudah digunakan untuk mengumpulkan data dari responden.
  • Instagram Polls & Question: fitur ini bisa jadi alat riset cepat di media sosial.

Kesimpulan

Riset pasar adalah investasi awal yang sangat penting sebelum memulai usaha. Dengan memahami target pasar, perilaku konsumen, dan kompetitor, kamu bisa menyusun strategi bisnis yang lebih matang dan minim risiko. Jangan biarkan bisnismu tumbuh hanya berdasarkan asumsi. Lakukan riset, ambil keputusan berbasis data, dan mulai usahamu dengan langkah yang tepat. (MZA)

Muhammad Zuhri Abimanyu
abiabi904@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *