
Bingung konten apa lagi yang bisa dihasilkan untuk akun bisnis kamu? Tenang, bahkan brand dan creator besar juga pernah ada di fase ini. Mereka berpikir habis-habisan untuk mendapatkan ide konten yang bisa dibuat.
Sebenarnya ide konten itu nggak akan pernah habis, lho. Tergantung dari gimana cara kamu riset untuk keperluan konten tersebut dan gimana cara kamu menemukan perspektif baru dari isu yang sudah ada. Artinya, kamu nggak perlu melulu pakai satu cara atau satu metode untuk menemukan ide konten yang sesuai diposting di akun bisnis kamu.
Tapi kehabisan ide itu juga keadaan valid yang bisa kamu alami. Jangan khawatir, selalu ada cara untuk kamu bisa kembali menemukan ide konten untuk dihasilkan.
Jadi, langsung saja yuk cari tahu metode apa yang bisa kamu pakai untuk mendapatkan ide konten dan menghasilkan konten baru. Berikut adalah delapan metode yang bisa kamu gunakan:
1. Komentar di Konten
Jangan remehkan komentar-komentar yang ada di postinganmu. Selain itu bakal menaikkan nilai interaksi, kamu bisa banget scrolling kolom komentar dari konten-konten sebelumnya di akun bisnismu saat kamu bingung dan kehabisan ide. Kira-kira ada nggak pertanyaan atau insight baru yang bisa kamu temukan dan kamu kemas ulang menjadi sebuah konten baru? Konten yang seperti ini nantinya bakal lebih relevan dan cocok sama target audiensmu, lho.
2. Berita Terkini
Supaya kontenmu tetap relevan dan catch up dengan isu yang ada, kamu harus update dengan berita terkini di industri. Jangan sampai akun bisnismu ketinggalan dengan isu terbaru dan menghasilkan konten yang flat. Cari tahu berita atau isu apa yang bisa kamu kemas dan gunakan sebagai ide konten terbaru. Audiens akan suka dengan konten-konten yang up-to-date buat mereka.
3. Feedback
Bisnis akan berkembang bila mereka mau mendengarkan feedback dari audiens dan pelanggan mereka. Nah, feedback yang didapat tersebut bisa juga kamu olah menjadi konten. Dengan begitu, audiens akan menilai bahwa bisnis kamu mendengarkan dengan baik saran dari mereka. Nggak jarang juga dari feedback tersebut kamu jadi tahu topik atau insight seperti apa yang ingin lebih banyak diketahui oleh audiensmu.
4. Google Search & Suggestion
Biasanya, riset juga dilakukan dengan melakukan pencarian di google, bukan? Nah, kamu bisa ketik keyword atau kata kunci yang relevan dengan niche-mu. Setelah hasilnya muncul, kamu bisa mulai riset dan cari ide awal yang pas untuk konten terbaru. Selain itu, kamu juga bisa melihat di bagian “suggestion” atau “people also ask” untuk melihat pertanyaan atau topik seperti apa yang juga dicari oleh orang-orang. Dengan begitu kamu akan mendapatkan ide yang lebih luas.
5. Instagram & TikTok Explore
Selain melakukan pencarian di google, sekarang kamu juga bisa mencari lewat Instagram dan TikTok explore. Sama seperti saat melakukan riset di google search, kamu bisa ketik keyword yang sesuai dengan niche-mu untuk mendapatkan hasil yang relevan. Atau bisa juga dengan mengecek tren, sound, atau topik yang sedang ramai diperbincangkan. Perhatikan dan analisis bagaimana kreator lain membahas hal yang sama, lalu kemas dan adaptasi sesuai dengan ciri khas bisnismu.
6. Hashtag Research
Seperti saat mencari keyword, riset hashtag yang relevan dengan niche-mu akan bantu kamu mendapatkan ide konten selanjutnya. Kamu akan menemukan berbagai post populer di industri dan niche-mu. Kemudian, kamu bisa menganalisis konten-konten tersebut dan menjadikan mereka inspirasi awal untuk kontenmu selanjutnya.
7. Profil Kompetitor
Mengunjungi profil kompetitor membantu kamu dalam proses analisis dan mengembangkan akun bisnismu. Amati bagaimana konten kompetitor bekerja, mulai dari segi interaksi, postingan paling populer, dan jangkauan konten mereka. Dari sana, kamu jadi bisa menilai kekurangan dan kelebihan akun bisnismu. Kamu juga bisa menemukan topik-topik apa yang akan diminati target audiens.
8. Forum Diskusi
Forum diskusi selain memperluas koneksi juga sangat membantu dalam proses riset. Ada banyak orang yang memanfaatkan forum diskusi, contohnya Quora, untuk menceritakan pengalaman mereka dan menanyakan topik-topik tertentu. Kamu bisa mengamati dan mencari pertanyaan-pertanyaan yang relevan untuk kemudian dikemas menjadi sebuah konten yang dapat menjawab berdasarkan permasalahan nyata.
Baca Juga: Intip 8 Ide Konten untuk Media Sosial UMKM yang Nggak Membosankan
Kesimpulan
Ternyata banyak banget metode yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan ide konten. Tinggal bagaimana cara yang paling efektif dan kreatif dalam mengolah dan mengemasnya supaya menjadi konten yang menarik. Kira-kira dari metode-metode di atas, mana nih yang sudah kamu coba? Atau kamu punya metode riset lain yang lebih efektif?
