Viral Jualan Walens tapi di Jok Motor: Strategi “Pseudo-UGC”, Tren TikTok 2025?

DIPDOP > Ceative Agency > Content Marketing > Viral Jualan Walens tapi di Jok Motor: Strategi “Pseudo-UGC”, Tren TikTok 2025?
Pseudo-UGC

Dipdop.net – Beberapa hari lalu, media sosial dihebohkan dengan video viral seseorang yang menjual Walens dengan wadahnya ditaruh di jok motor. Video tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 12 juta views. Bagi sebagian orang, hal ini mungkin terlihat biasa saja. Namun, bagi yang jeli, ini bisa jadi adalah strategi marketing cerdas dari brand Walens. Apakah ini bagian dari strategi “Pseudo-UGC” yang sedang naik daun di tahun 2025?

Apa Itu Walens?

Bagi yang belum familiar, Walens atau “Walens Soes Chocolate” adalah produk dari Nissin berupa soes kering berisi krim coklat. Produk ini sudah cukup populer di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Namun, yang menarik perhatian kali ini bukanlah produknya, melainkan cara penjualannya yang unik dan viral.

Baca Juga: Strategi Mie Soobek, Konten 100 Juta+ Views: Power of Perspective, Tren TikTok 2025? – DIPDOP

Strategi “Pseudo-UGC”: Konten Viral yang Dirancang dengan Matang

Pseudo-UGC (User Generated Content) adalah konten yang seolah-olah dibuat oleh konsumen atau orang biasa secara natural, padahal sebenarnya dirancang oleh tim internal brand. Strategi ini sedang menjadi tren di tahun 2025, dan Walens diduga kuat memanfaatkannya.

Dalam video viral tersebut, penjual Walens menggunakan jok motor sebagai wadah untuk menaruh produknya. Pembeli bisa mengambil sendiri Walens dengan cara menyendoknya menggunakan gelas. Konsep ini terlihat sederhana, namun memiliki daya tarik yang kuat. Ada beberapa faktor yang membuat konten ini viral:

Faktor yang Membuat Konten Ini Viral

  1. Unik dan Tidak Biasa
    Menjual makanan dengan wadah di jok motor adalah sesuatu yang tidak biasa. Biasanya, penjual makanan menggunakan wadah yang lebih proper seperti akuarium atau kaca. Twist ini membuat orang penasaran dan ingin melihat lebih lanjut.
  2. Faktor Familiaritas
    Konsep menyendok sendiri makanan yang dijual oleh abang-abang keliling sudah familiar di Indonesia. Hal ini membuat orang merasa relate dengan konten tersebut.
  3. Gimmick yang Menarik
    Video tersebut dilengkapi dengan gimmick seperti rebutan, ada yang mencoba mengambil dengan tangan, dan interaksi lucu antara penjual dan pembeli. Gimmick seperti ini selalu berhasil menarik perhatian netizen.

Baca Juga: 10 Ide Kreatif Event Marketing untuk Menarik Lebih Banyak Pelanggan – DIPDOP

Bagaimana Membuat Pseudo-UGC yang Viral?

Jika Anda ingin mencoba strategi Pseudo-UGC seperti Walens, berikut beberapa langkah yang bisa diikuti:

  1. Kaitkan dengan Produk Anda
    Cari ide yang bisa dikaitkan dengan produk Anda. Misalnya, menjual produk dengan harga murah atau cara yang unik.
  2. Tambahkan Twist yang Tidak Biasa
    Buat sesuatu yang tidak biasa, seperti menggunakan wadah yang tidak lazim atau lokasi yang unik.
  3. Tambahkan Gimmick
    Gimmick kecil seperti rebutan atau interaksi lucu bisa menjadi bumbu penyedap konten Anda.
  4. Gunakan Akun Personal
    Unggah konten melalui akun personal atau akun “orang biasa” untuk membuatnya terlihat lebih natural.
  5. Edit dan Unggah
    Edit konten dengan menarik dan unggah di beberapa akun untuk meningkatkan jangkauan.

Masa Depan Pseudo-UGC di 2025

Menurut data dari Gartner, pada tahun 2025, 55% konten viral akan dibuat oleh internal brand. Ini menunjukkan bahwa strategi Pseudo-UGC akan semakin populer. Brand-brand besar akan semakin kreatif dalam membuat konten yang terlihat seperti dibuat oleh konsumen, namun sebenarnya dirancang dengan matang oleh tim marketing.

Kesimpulan

Viralnya jualan Walens di jok motor bukan sekadar kebetulan. Ini adalah contoh nyata dari strategi Pseudo-UGC yang efektif. Dengan konsep yang unik, familiar, dan dilengkapi gimmick menarik, konten seperti ini berhasil menyedot perhatian jutaan orang. Jika Anda ingin mencoba strategi ini, pastikan untuk memikirkan konsep yang kreatif dan sesuai dengan produk Anda. Siapa tahu, konten Anda bisa menjadi viral berikutnya!

(SA)

Suci Anggina
suci1anggina@gmail.com

2 thoughts on “Viral Jualan Walens tapi di Jok Motor: Strategi “Pseudo-UGC”, Tren TikTok 2025?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *