
Perbedaan Web Scraping dan Web Crawling – Data berperan vital dalam dunia digital. Setiap hari, miliaran informasi dihasilkan dan tersebar di internet. Bagi perusahaan, ilmuwan data, dan peneliti, pengumpulan data dari berbagai sumber online merupakan bagian krusial dalam proses pengambilan keputusan.
Dua istilah yang sering digunakan untuk mengumpulkan data dari situs web adalah web scraping dan web crawling. Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara keduanya? Yuk, ikut mimin agar lebih jelas.
Baca juga: Tools web Scraping
Apa Itu Crawling dan Scraping?
Crawling dan scraping data adalah dua teknik yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari internet. Crawling data merujuk pada proses otomatisasi pengambilan data oleh mesin pencari dari sebuah situs web.
Saat mesin pencari mengunjungi suatu halaman, ia akan mengikuti setiap tautan yang ada dan mengambil data dari halaman-halaman yang dikunjungi. Hasilnya, mesin pencari memiliki indeks data besar yang digunakan untuk menampilkan hasil pencarian kepada pengguna.
Di sisi lain, scraping data melibatkan pengambilan data dari situs web dengan cara memanipulasi kode HTML halaman tersebut. Proses ini biasanya dilakukan menggunakan skrip atau program otomatis yang mengekstrak informasi dan menyimpannya dalam format yang mudah diakses oleh pengguna.
Scraping data sering digunakan untuk mengumpulkan informasi spesifik, seperti daftar harga, detail produk, atau data kontak bisnis. Walaupun keduanya serupa, crawling dan scraping memiliki perbedaan mendasar dalam cara pengumpulan data serta legalitas penggunaannya.
Perbedaan Crawling dan Scraping
Crawling dan scraping data merupakan dua metode yang digunakan untuk mengambil informasi dari website, namun keduanya memiliki perbedaan. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan antara crawling dan scraping data:
Tujuan
Crawling data bertujuan untuk mengumpulkan informasi secara otomatis dari situs web dan membuat indeks yang bisa dimanfaatkan oleh mesin pencari. Sementara itu, scraping data fokus pada pengambilan data spesifik dari halaman web untuk keperluan tertentu.
Proses
Proses crawling data melibatkan penelusuran tautan di halaman web untuk mengumpulkan informasi dari setiap halaman yang ditemukan.
Sementara itu, scraping data dilakukan dengan mengubah kode HTML pada halaman web untuk mendapatkan data yang diperlukan
Fleksibilitas
Crawling data cenderung kurang fleksibel karena hanya mengumpulkan informasi yang ada di halaman web dan tautan yang terhubung di dalamnya.
Sebaliknya, scraping data lebih fleksibel karena memungkinkan pengambilan informasi yang lebih spesifik, bahkan yang tidak dapat dijangkau melalui crawling.
Legalitas
Crawling data biasanya diperbolehkan oleh pemilik situs web asalkan tidak merusak situs atau melanggar ketentuan yang ada di file robots.txt.
Berbeda dengan scraping data, karena itu bisa melanggar hak cipta atau privasi yang dilindungi hukum, terutama jika dilakukan pada situs yang melarang pengambilan data secara scraping.
Resiko
Penggunaan crawling data berisiko membebani server website, yang dapat mengakibatkan penurunan kinerja dan membuat situs menjadi tidak responsif.
Penggunaan scraping data berisiko melanggar hak cipta atau privasi yang dilindungi hukum, serta dapat menyebabkan server website terbebani dan memperlambat responsivitas situs.
Sumber: ivoinsight
Dengan Anda memahami perbedaan web scraping dan web crawling Anda dapat memilih teknik yang tepat sesuai kebutuhan dalam mengumpulkan data dari internet. Semoga informasi yang mimin sampaikan bisa bermanfaat buat teman-teman yaa!
