Cara Membangun Online Presence Bisnis Kamu di Media Sosial!

DIPDOP > Ceative Agency > Digital Marketing > Cara Membangun Online Presence Bisnis Kamu di Media Sosial!

Dipdop.net – Di era digital ini, memiliki kehadiran online yang kuat adalah kunci sukses bagi setiap bisnis, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Media sosial bukan lagi sekadar platform untuk bersosialisasi, melainkan menjadi alat pemasaran yang powerful untuk menjangkau pelanggan, membangun brand awareness, dan meningkatkan penjualan. Jika Anda seorang pemilik UMKM dan masih bingung bagaimana caranya, artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah dalam membangun online presence bisnis di media sosial.

Mengapa Online Presence di Media Sosial Penting untuk UMKM?

Bayangkan toko Anda berada di tengah keramaian pasar. Semakin banyak orang yang melihat, semakin besar kemungkinan mereka tertarik untuk masuk. Begitulah analogi online presence di media sosial. Dengan miliaran pengguna aktif setiap harinya, media sosial menawarkan audiens yang sangat luas.

  • Meningkatkan Brand Awareness: Konsumen cenderung membeli dari merek yang mereka kenal dan percaya. Kehadiran aktif di media sosial membuat merek Anda lebih mudah dikenali.
  • Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan: Interaksi positif dengan pelanggan di media sosial dapat membangun reputasi yang baik dan meningkatkan kepercayaan.
  • Meningkatkan Penjualan: Media sosial bisa menjadi saluran langsung untuk mempromosikan produk, menawarkan diskon, dan bahkan memfasilitasi transaksi.
  • Mendapatkan Feedback Pelanggan: Anda bisa langsung mengetahui apa yang disukai atau tidak disukai pelanggan, membantu Anda terus berinovasi.
  • Mengalahkan Kompetitor: Jika kompetitor Anda sudah aktif di media sosial, Anda harus lebih aktif lagi!

Baca Juga : Belajar Strategi Content Marketing Sederhana Ala Pride Chicken

Langkah-Langkah Membangun Online Presence Bisnis di Media Sosial

Dikutip dari redcomm, Membangun online presence tidak hanya tentang membuat akun, tapi juga tentang strategi yang tepat.

1. Tentukan Platform Media Sosial yang Tepat

Tidak semua platform cocok untuk semua jenis bisnis. Pikirkan di mana target audiens Anda paling banyak menghabiskan waktu.

  • Instagram: Cocok untuk bisnis visual (fashion, kuliner, kerajinan tangan).
  • Facebook: Ideal untuk komunitas, promosi berbasis grup, dan jangkauan demografi yang luas.
  • TikTok: Jika target Anda anak muda dan konten video yang menarik, TikTok bisa jadi pilihan.
  • LinkedIn: Untuk bisnis B2B (business-to-business) atau layanan profesional.
  • X (Twitter): Untuk berita cepat, interaksi real-time, dan promosi singkat.

2. Optimasi Profil Media Sosial Anda

Profil adalah “etalase” digital Anda. Pastikan informasinya lengkap dan menarik.

  • Nama Pengguna: Gunakan nama bisnis Anda yang mudah dicari.
  • Foto Profil/Logo: Gunakan logo bisnis Anda yang jelas.
  • Bio/Deskripsi: Jelaskan secara singkat siapa Anda, apa yang Anda tawarkan, dan mengapa orang harus mengikuti Anda. Sertakan call-to-action (CTA) seperti “Kunjungi website kami” atau “Beli sekarang”.
  • Link ke Website/Toko Online: Ini sangat penting agar calon pelanggan bisa langsung menuju ke tempat Anda berjualan.

3. Buat Konten yang Berkualitas dan Konsisten

Konten adalah raja! Konten yang menarik akan membuat audiens betah dan ingin tahu lebih banyak.

  • Kenali Audiens Anda: Konten seperti apa yang mereka suka? Masalah apa yang bisa Anda bantu pecahkan?
  • Buat Konten Bervariasi: Jangan hanya promosi! Bagikan tips, tutorial, behind-the-scenes, kuis, atau testimoni pelanggan.
  • Gunakan Visual yang Menarik: Foto dan video berkualitas tinggi akan lebih menarik perhatian.
  • Jadwal Posting Konsisten: “Konsistensi adalah kunci dalam membangun audiens yang loyal,” kata Hootsuite, salah satu platform manajemen media sosial terkemuka. Buatlah jadwal posting dan patuhi.

4. Desain Feed yang Konsisten

Tampilan feed media sosial Anda (terutama Instagram) adalah kesan pertama bagi banyak orang. Desain yang konsisten akan membuat brand Anda terlihat profesional dan mudah dikenali.

  • Tentukan Palet Warna: Gunakan beberapa warna utama yang mewakili brand Anda.
  • Pilih Gaya Visual: Apakah Anda akan menggunakan foto yang cerah dan minimalis, atau gelap dan dramatis? Pertahankan gaya yang sama di setiap postingan.
  • Layout yang Konsisten: Layout dapat menjadi ciri khas suatu brand, untuk memulai membangun online presence tentukan template layout yang akan digunakan untuk setiap postingan brand kamu.

5. Interaksi dengan Audiens Anda

Media sosial adalah platform sosial, jadi sebagai brand pun harus tetap bersosialisasi, baik dengan audiens maupun di setiap konten yang relevan dengan niche brand kamu. Misalkan, kamu adalah sebuah brand sambal praktis, kamu dapat berkomentar dan like postingan-postingan dengan niche kuliner. dan kamu dapat menerapkan hal-hal seperti berikut untuk mendapatkan interaksi :

  • Respon Komentar dan Pesan: Jawab pertanyaan, ucapkan terima kasih, dan berikan solusi jika ada keluhan. Respon yang cepat menunjukkan profesionalisme.
  • Ajukan Pertanyaan: Ajak audiens untuk berinteraksi dengan bertanya pendapat mereka atau mengadakan polling.
  • Buat Live Session: Ajak audiens berinteraksi secara langsung, bisa berupa Q&A atau demo produk.

Kesimpulan

Membangun online presence bisnis di media sosial bukan hal instan, semua dapat dicapai dengan trial and error dalam memahami audiens dan konsumen kamu. UMKM tetap bisa bersaing bahkan dengan brand besar sekalipun. Jangan takut untuk belajar dan beradaptasi. Teruslah bereksperimen dengan jenis konten, waktu posting, dan interaksi dengan audiens.

Muhammad Zuhri Abimanyu
abiabi904@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *