Mengenal Hiper Personalized dan Bagaimana Cara Membuatnya

DIPDOP > Ceative Agency > Business Consulting > Mengenal Hiper Personalized dan Bagaimana Cara Membuatnya
cara melakukan hiper personalized yang benar

Pasti Anda bertanya apa sih itu Hiper personalized marketing? Sini mimin kasih tau, Hiper Personalized atau dikenal juga sebagai pemasaran yang disesuaikan dengan pengalaman pengguna.

Strategi ini memasarkan penawaran yang difokuskan pada karakteristik setiap individu, keinginan dan kebutuhan konsumen.

Menawarkan pengalaman yang lebih personal pada konsumen dapat membantu kita dalam hal membangun hubungan jangka panjang dan mengubah mereka menjadi loyal customer.

Strategi ini bertujuan untuk mengenal customer lebih dalam dan menawarkan pengalaman yang dipersonalisasi kepada mereka.

Pasti Anda bertanya-tanya apa itu hiperpersonalisasi dalam pemasaran? Berikut ini penjelasan dari mimin!

Apa Itu Hiper Personalized Marketing?

Singkatnya Hiper Personalized adalah bentuk pendekatan pemasaran yang sangat fokus pada individu dengan cara yang sangat spesifik dan relevan.

Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pengalaman pribadi dan unik kepada setiap pelanggan atau calon pelanggan, dengan menggabungkan antara data yang mendalam dengan teknologi canggih.

sumber: mttarget.co

Cara Membuat Personalized Marketing

apa itu hiper personalized marketing

Untuk membuat hyper personalized memerlukan pemahaman yang mendalam terkait customer, pengumpulan data yang relevan dan penyusunan startegi yang tepat untuk memberikan pengalaman yang lebih relevan. Berikut ini step by step untuk membuat hyper personalized marketing.

Mengumpulkan Data

Kumpulkan data pelanggan dari berbagai sumber seperti event / webinar, interaksi online, transaksi, riwayat pembelian, survei / kuesioner, dan lainnya. Ini bisa mencakup informasi tentang preferensi, lokasi, usia, jenis kelamin, dan lainnya.

Analisis Customer

Pelajari segala hal yang berkaitan dengan customer Anda, mulai dari preferensi, perilaku pembelian, dan kebutuhan customer Anda.

Menentukan segmen customer yang berbeda dan karakteristik unik para customer akan membantu dalam penyesuaian pesan dan tawaran.

Segmentasi Pelanggan

Bagi pelanggan ke dalam beberapa katagori berdasarkan karakteristik atau perilaku yang sama. Contohnya, segmentasikan berdasarkan usia, lokasi, riwayat pembelian, atau frekuensi interaksi. Cara ini dapat memudahkan Anda mengirim pesan yang lebih relevan dan tepat sasaran.

Buat Konten yang Relevan

Buat konten pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat setiap segmen pelanggan. Mimin kasih contoh, jika pelanggan sering membeli produk tertentu, kirimkan penawaran atau rekomendasi produk yang mirip atau sama dengan produk yang sering dibeli oleh pelanggan. Pastikan konten Anda terasa personal dan tidak generik.

Manfaatkan Teknologi

Gunakan alat otomatis pemasaran seperti salesforce, email marketing software atau insghtly untuk mengirim pesan yang dipersonalisasi berdasarkan perilaku pelanggan. Misalnya, kirimkan email ucapan selamat hari raya disertai dengan kode diskon khusus.

Rekomendasi Produk

Gunakan data perilaku pembelian sebelumnya untuk memberikan rekomendasi produk yang relevan dan menarik untuk si pelanggan. Ini dapat meningkatkan konversi.

Lakukan Retargeting ADS

Retargeting mempermudah Anda untuk menampilkan iklan kepada para pelanggan yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan brand Anda. Modifikasi iklan tersebut dengan produk yang pernah mereka lihat atau tambahkan ke keranjang belanja namun belum dibeli.

Uji A dan B

Lakukan sedikit uji a dan b pada pesan dan penawaran yang sudah Anda berikan kepada pelanggan untuk melihat cara apa yang paling efektif dalam masing-masing segmen pelanggan.

Analisis dan Penyesuaian

Pantau Kinerja marketing campaign Anda dan analisis data untuk melihat apa yang berjalan sesuai rencana dan apa yang perlu disesuaikan.

Haidar Musyaffa
haidarmusyaffa730@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *