
Brand loyalty atau loyalitas merek merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan konsumen kepada sebuah brand. Hal tersebut terlihat dari seringnya konsumen melakukan pembelian maupun berlangganan dengan sebuah brand.
Semua brand pasti sangat menginginkan konsumen mempercayainya. Bisa mendapatkan hati konsumen sangatlah sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa. Beberapa hal harus dipenuhi oleh sebuah brand sehingga bisa mewujudkan brand loyalty.
Ada beberapa dasar-dasar brand loyalty, sebagai berikut.
Baca juga: Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Menjangkau Konsumen

Dasar-dasar Brand Loyalty yang Menjadi Acuan dalam Menarik Hati Konsumen
1. Kesadaran
Dasar pertama dalam brand loyalty yaitu kesadaran. Tahap ini sangatlah penting. Membangun kesadaran konsumen terhadap sebuah brand menjadi tahap awal yang krusial. Buatlah strategi khusus yang bisa membuat konsumen tertarik dengan brand anda. Tentunya timbul kesadaran bahwa brand anda merupakan salah satu pilihan terbaik.
2. Pertimbangan
Dasar kedua yaitu pertimbangan. Setelah konsumen sadar terhadap brand anda, selanjutnya yaitu mempertimbangkan brand anda dengan pesaing. Tahap ini, konsumen mencari alasan khusus mengapa lebih memilih brand anda dari yang lain. Agar konsumen memilih brand anda, tentunya harus ada yang menonjol dan berbeda dari pesaing. Maka buatlah suatu pembeda dengan pesaing.
3. Pembelian
Dasar ketiga yaitu pembelian. Setelah konsumen menyadari, mempertimbangkan, selanjutnya yaitu memutuskan untuk melakukan pembelian. Tahap ini sangat penting. Buatlah konsumen terkesan saat melakukan pembelian pertama kali. Ketika pembelian pertama bisa membuat konsumen tertarik kepada brand anda, percayalah konsumen tersebut akan melakukan pembelian lagi.
4. Retensi
Dasar keempat yaitu retensi. Tahap ini konsumen sudah percaya kepada brand anda. Hal tersebut dibuktikan dengan seringnya melakukan pembelian atau berlangganan. Bisa mencapai tahap ini, tentunya konsumen merasa tertarik saat melakukan pembelian untuk pertama kalinya. Ketika konsumen mendapatkan pengalaman buruk saat melakukan pembelian pertama kali, maka tahap ini tidak akan pernah tercapai. Itulah mengapa, kesan pertama sangatlah penting.
5. Advokasi
Dasar kelima yaitu advokasi. Ketika konsumen sudah berada di tahap ini, maka brand loyalty anda berhasil. Tahap ini, konsumen tidak hanya sering melakukan pembelian dan berlangsung, tetapi sudah merekomendasikan brand anda kepada orang lain.
Brand loyalty sangatlah penting bagi sebuah brand. Membuat konsumen menyadari, mempertimbangkan, melakukan pembelian, retensi, hingga advokasi sangatlah sulit, bukan berarti tidak bisa. Buatlah startegi yang matang serta terus konsisten.
Referensi: How to Build Brand Loyalty: Proven Strategies and Tips
