
Dipdop.net – Semakin masifnya penggunaan medsos atau media sosial, maka semakin tinggi pula ketergantungan orang terhadapnya. Orang semakin sering membuka socmed atau medsos dibanding dengan membuka aplikasi atau peramban lain. Sekarang, orang tak lagi menggunakan medsos untuk sekadar berjejaring sosial di internet dengan sesamanya, tetapi melakukan banyak aktivitas yang menunjang kehidupan sehari-hari.
Medsos kini digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, seperti mencari update-an terkini, melihat berita, berjualan, promosi, hobi, bahkan sebagai portofolio. Efeknya, situs web peramban atau pencarian mulai jarang digunakan. Kalau kamu sendiri, kira-kira lebih sering mencari informasi di Google atau di TikTok, nih?
Nah, boleh jadi fitur kolom pencarian medsos juga sama pentingnya dengan situs web. Alhasil, kamu bisa juga memaksimalkan SEO (Search Engine Optimization) di medsos layaknya di situs web. Terdengar gampang, tetapi ada hal penting yang wajib kamu perhatikan dan ingat betul-betul seperti di bawah ini.
Baca Juga: Algoritma Medsos itu BUKAN MUSUH,Tapi Teman yang Membantu
Menggunakan tagar atau hastag terkait.
Tagar atau hastag (#) pada media sosial berfungsi sebagai pengkategorian suatu konten tertentu. Tagar lebih sensitif terhadap mesin pencarian jika dibandingkan dengan takarir atau caption. Namun, hal yang mungkin menyulitkan adalah fakta bahwa kamu tidak bisa menggunakan spasi. Pada tagar, spasi hanya akan memisahkan kata pada tagar.
Dalam hal seperti demikian, kamu perlu menghindari penggunaan tagar yang terlalu panjang dengan banyak underscore (_). Sebaiknya hapus spasi tanpa menjadikannya underscore.
Agar tagar yang kamu gunakan tetap membantumu memaksimalkan SEO di medsos, kamu perlu mencari tagar terkait di kolom mesin pencarian. Untuk kata kunci sepatu di pencarian kamu mungkin akan menemukan tagar #sepatu, #sepatu_baru, #sepatu_trendy. Lantas, cara teerbaik adalah memilih tagar yang paling umum, #sepatu kemudian menggunakan tagar yang lebih spesifik, #sepatu_trendy atau #sepatutrendy.
Mengecek kata kunci (key word) yang sedang trend.
SEO di medsos tidak terlalu kompleks seperti pada situs web. Akan tetapi, kamu masih bisa menggunakan cara yang mirip sebagaimana mencari kata kunci yang tepat untuk menunjang impresi yang dijangkau oleh situs web. Bukannya tanpa alasan, melainkan karena sesuatu yang mungkin sedang banyak dicari di medsos, juga banyak dicari di situs peramban.
Kamu bahkan bisa menggunakan tools yang biasa digunakan untuk mengecek kata kunci yang berpeluang SEO pada situs web. Tools tersebut antara lain: ubersuggest, Google Trends, semrush.com, ahrefs.com, seobility.net, dan yoast.com. Setelah menggunakannya untuk mencari kata kunci yang relevan, kamu pun bisa menggunakannya pada konten di medsos.
Kata kunci pada caption.
Yang satu ini tidak kalah penting dari tagar, yaitu kamu juga harus mencantumkan kata kunci relevan pada takarir atau caption dari konten medsos. Apabila kamu bingung letak menyematkannya, kamu bisa menyisipkannya pada headline, value, hingga CTA/CTV. Pastikan untuk tidak menggunakan terlalu banyak kata kunci terkait pada caption-mu agar audiens masih mampu menangkap kesan yang cenderung natural.
Menyematkan Alt text image pada gambar atau subtitle pada video.
Kata kunci bisa kamu perluas lagi penggunaannya dengan tetap mempertahankan suasana natural pada konten kamu setelah sudah merasa cukup menggunakan kata kunci tersebut pada caption dan tagar. Caranya adalah dengan memanfaatkan Alt text image pada gambar yang kamu gunakan.
Alt text image bisa digunakan untuk mendeskripsikan gambar, menuliskan kembali tulisan yang sudah ada pada gambar, memberikan informasi lebih lanjut dari konten terkait, serta meningkatkan inklusivitas.
Jika kamu sudah mahir menggunakan Alt text, nantinya kontenmu semakin memiliki penempatan kata kunci yang terkesan tidak dipaksakan. Dengan begitu, audiens tidak akan merasa jenuh kala melihat kontenmu.
Eh, bagaimana jika konten tidak berbentuk gambar? Misalnya video TikTok, reels, atau YouTube shorts? Apakah masih bisa memaksimalkan SEO-nya?
Jawabannya adalah “Ya”, sebab membuat konten berbentuk video pendek, kamu tak akan lagi mengandalkan Alt text image untuk mendeskripsikan konten, melainkan menggunakan subtitle pada video tersebut terutama video yang mengandung banyak narasi. Manakala hal tersebut sudah kamu lakukan, maka kontenmu akan semakin berkualitas dan berpeluang maksimal pada SEO medsos.
Baca Juga: 5 Teknik SEO Sederhana yang Bisa Diterapkan UMKM Sendiri
Kesimpulan
Layaknya situs web, medsos juga bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan SEO-nya. Cara yang dilakukan pun juga mirip dengan memaksimalkan SEO di situs web. Langkah ini, sejatinya merupakan bentuk adaptasi untuk menyesuaikan perkembangan teknologi dan masifnya penggunaan media sosial. Tentunya, berbeda dengan situs web yang berbentuk artikel, sebab objeknya lebih berupa konten gambar atau video. Lantas, tunggu apalagi? Siapa tahu inilah saat kamu untuk turut memaksimalkan SEO medsos. (WA)
