
Dipdop.net – Dalam dunia pemasaran digital, strategi konten adalah salah satu elemen kunci yang dapat menentukan kesuksesan sebuah brand. Namun, tidak semua strategi konten cocok untuk setiap industri. Setiap industri memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan konten pun harus disesuaikan. Berikut adalah beberapa kunci strategi konten yang efektif untuk berbagai industri, berdasarkan referensi yang diberikan.
1. Industri Fashion: Identitas & Aspirasi Sosial
Menurut researchgate.net, Industri fashion tidak hanya menjual pakaian, tetapi juga gaya hidup dan identitas. Strategi konten yang efektif adalah dengan menciptakan konten yang membuat audiens merasa, “Ini adalah diri saya.” Misalnya, dengan menampilkan model yang mencerminkan gaya hidup tertentu, seperti old money atau street style. Konten seperti ini akan memainkan persepsi audiens dan membuat mereka merasa bahwa dengan mengenakan produkmu, mereka bisa menjadi sosok yang mereka inginkan.
2. Industri F&B (Food and Beverage): Bikin Orang “Ngidam”
Strategi konten untuk industri F&B harus mampu menggugah selera. Visual yang menarik dan deskripsi yang detail tentang rasa, tekstur, dan aroma makanan atau minuman bisa membuat audiens langsung tergoda. Misalnya, video yang menampilkan makanan yang sedang disajikan dengan slow motion, atau deskripsi seperti, “Rasanya creamy dengan sentuhan manis dan asin yang pas.” Konten seperti ini akan membuat audiens langsung ingin mencoba.
3. Industri FMCG: Brand Loyalty & Availability
Untuk industri FMCG (Fast-Moving Consumer Goods), strategi konten yang efektif adalah dengan memanfaatkan “Mere Exposure Effect.” Artinya, semakin sering audiens melihat brandmu, semakin mereka akan mempercayainya. Misalnya, dengan sering muncul di iklan, media sosial, atau bahkan livestreaming. Tujuannya bukan hanya untuk menjual, tetapi untuk memastikan brandmu selalu hadir dalam pikiran konsumen.
Baca juga: 7 Istilah Tren Sosmed 2025 Dijelaskan Pakai Bahasa Bayi – DIPDOP
4. Industri Muslim Fashion: Modesty & Modernity
Konsumen Muslim fashion mencari pakaian yang syar’i namun tetap trendy. Strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan bagaimana produkmu bisa memenuhi nilai-nilai agama tanpa mengorbankan gaya. Misalnya, dengan menampilkan model yang mengenakan hijab modern dengan pakaian yang stylish, namun tetap menutup aurat.
5. Industri Jasa B2B: Trust & ROI (Return on Investment)
Untuk industri jasa B2B, konsumen memprioritaskan solusi yang bisa mengurangi risiko bisnis dan memberikan keuntungan yang terukur. Strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan case study, testimoni, dan konten yang menjelaskan ROI dari jasa yang ditawarkan. Misalnya, dengan menampilkan bagaimana jasa konsultansi bisnismu bisa membantu klien meningkatkan pendapatan mereka.
6. Industri Sports & Outdoor: Komunitas & Daya Tahan Produk
Industri sports dan outdoor sangat mengandalkan komunitas dan daya tahan produk. Strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan aktivitas bersama komunitas, seperti lari marathon atau hiking. Selain itu, konten yang menampilkan daya tahan produk, seperti video naik gunung atau uji coba produk di kondisi ekstrem, juga akan sangat efektif.
7. Industri Elektronik Konsumen: Ekosistem Terintegrasi
Untuk industri elektronik konsumen, strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan bagaimana produkmu bisa terintegrasi dengan produk lain. Misalnya, menampilkan bagaimana powerbankmu bisa digunakan untuk berbagai jenis smartphone, baik Android maupun iPhone. Konten seperti ini akan menunjukkan fleksibilitas dan keunggulan produkmu.
8. Industri Pariwisata: Pengalaman Unik
Industri pariwisata menjual kenangan dan pengalaman unik. Strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan momen-momen spesial di destinasi wisata, seperti makan di restoran lokal atau mengunjungi tempat bersejarah. Konten seperti ini akan membuat audiens ingin merasakan pengalaman yang sama.
9. Industri Kecantikan/Beauty: Inklusivitas & Ekspresi Diri
Industri kecantikan sangat mengandalkan inklusivitas dan ekspresi diri. Strategi konten yang efektif adalah dengan menampilkan bagaimana produkmu bisa menjawab kebutuhan spesifik audiens. Misalnya, dengan konten seperti, “Produk ini dibuat khusus untuk pejuang jerawat,” atau “Ini solusi untuk kulit kering.” Konten seperti ini akan memberikan validasi sosial dan membuat audiens merasa dipahami.
10. Industri Properti: Lokasi & Gaya Hidup
Untuk industri properti, strategi konten yang efektif adalah dengan menonjolkan lokasi dan gaya hidup. Misalnya, dengan menampilkan bagaimana propertimu dekat dengan fasilitas umum, atau bagaimana hidup di area tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup. Konten seperti ini akan membuat audiens melihat properti bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai investasi untuk gaya hidup yang lebih baik.
Kesimpulan
Strategi konten yang efektif harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik industri masing-masing brand. Jangankan industri yang berbeda, bahkan brand dalam industri yang sama pun bisa memerlukan strategi konten yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memahami audiens dan menciptakan konten yang relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan begitu, brandmu tidak hanya akan dikenal, tetapi juga dicintai oleh konsumen.
(SA)
