5 Kesalahan Umum dalam Digital Marketing dan Cara Menghindarinya

DIPDOP > Ceative Agency > Business Consulting > 5 Kesalahan Umum dalam Digital Marketing dan Cara Menghindarinya

Dipdop.net-Masih banyak orang yang membuat kesalahan dalam digital marketing. Padahal, Digital marketing adalah kunci untuk menjangkau audiens yang lebih luas di era digital saat ini. Namun, masih banyak bisnis, terutama UMKM yang belum memanfaatkan strategi ini dengan maksimal karena melakukan kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

Berikut adalah 5 kesalahan umum dalam digital marketing dan cara menghindarinya:

1. Tidak Memiliki Strategi yang Jelas

Banyak bisnis tergoda untuk langsung menjalankan iklan di media sosial atau membuat konten tanpa arah yang jelas. Akibatnya, usaha yang dikeluarkan jadi tidak fokus dan tidak menghasilkan hasil yang diharapkan.

Mengapa Ini Masalah?
Tanpa strategi, kamu tidak tahu siapa targetmu, apa tujuanmu, dan bagaimana mengukur kesuksesan kampanyemu. Ini seperti menembak dalam gelap, tidak efektif dan boros biaya.

Cara Menghindarinya:

dikutip dari glints.com, SMART adalah singkatan dari lima elemen yang digunakan dalam sebuah metode untuk membuat sebuah project management. Kelima elemen tersebut adalah specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound goals.

Lima elemen ini menurut Instagantt merupakan elemen yang penting dalam menentukan tujuan dari sebuah proyek.

Baca Juga : Kenali Beberapa Jenis Influencer Ini Sebelum Berkolaborasi!

2. Mengabaikan SEO

SEO seringkali dianggap tidak penting, padahal ini adalah fondasi agar website dan kontenmu ditemukan di Google. Tanpa SEO, website kamu tidak akan muncul di hasil pencarian, sehingga traffic organik akan minim. Padahal, 68% pengalaman online dimulai dari mesin pencari.

Cara Menghindarinya:

  • Lakukan riset keyword sesuai topik dan kebutuhan audiens.
  • Optimalkan judul, meta description, dan struktur heading (H1, H2, dst).
  • Bangun internal link dan backlink berkualitas.
  • Pastikan website cepat, mobile-friendly, dan mudah dinavigasi.

3. Tidak Memahami Target Audiens

Banyak brand membuat konten berdasarkan asumsi pribadi, bukan data. Akibatnya, pesan yang disampaikan tidak nyambung dengan audiens. Konten atau kampanye yang tidak relevan akan sulit menarik perhatian audiens. Engagement jadi rendah, conversion pun sulit tercapai.

Cara Menghindarinya:

Lakukan riset audiens melalui Google Analytics, media sosial, atau survei. Gunakan bahasa yang sesuai dan berikan solusi untuk masalah mereka.

4. Fokus Hanya pada Penjualan

Promosi produk terus-menerus tanpa memberikan nilai akan membuat audiens cepat bosan atau bahkan unfollow.

Mengapa Ini Masalah?
Orang datang ke internet bukan hanya untuk membeli, tapi juga untuk belajar dan mencari solusi. Jika kamu hanya “menjual”, kamu akan kehilangan kesempatan membangun hubungan dan kepercayaan.

Cara Menghindarinya:

  • Libatkan audiens melalui polling, Q&A, dan storytelling.
  • Gunakan prinsip 80/20: 80% konten informatif atau edukatif, 20% konten promosi.
  • Bangun brand authority dengan konten seperti tips, tutorial, studi kasus, atau infografis.

5. Tidak Melakukan Evaluasi dan Analisis

Tanpa evaluasi, kamu tidak tahu strategi mana yang berhasil dan mana yang tidak.

Cara Menghindarinya:

Gunakan tools seperti Google Analytics, Google Search Console, atau Meta Business Suite untuk melihat performa kampanye dan membuat perbaikan secara berkala.

Kesimpulan

Digital marketing adalah investasi jangka panjang. Dengan menghindari kesalahan umum di atas, kamu bisa memaksimalkan potensi dan hasil dari strategi digital marketing untuk bisnismu.

Kalau kamu butuh bantuan lebih lanjut, tim kami di DIPDOP siap membantu merancang strategi digital marketing yang tepat sesuai kebutuhanmu.

Muhammad Zuhri Abimanyu
abiabi904@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *