
Mengalami kebuntuan dalam membuat ide konten adalah hal yang wajar. Situasi buntu ide sering menjadi tantangan terbesar para pekerja kreatif, khususnya untuk penulis dan kreator konten. Tidak jarang fase ini bisa mempengaruhi banyak hal. Baik itu produktivitas, kesehatan mental, bahkan performa karya dan lain sebagainya.Sebenarnya situasi ini wajar untuk dirasakan banyak pekerja kreatif. Namun, situasi itu juga harus dilewati dan diatasi agar tidak menimbulkan kerugian jangka panjang. Untuk mengatasinya diperlukan alat penunjang kreativitas lewat teknologi, khususnya untuk penggalian ide kreatif.
Baca Juga : Tips Membuat Content Plan
Lakukan Hal Ini Agar Ide Semakin Kreatif
1. Tanyakan ke Publik
Dalam menanyakan ke publik dapat memakai beberapa fitur ini akan memberikan rekomendasi judul konten berdasarkan banyaknya pertanyaan yang berkaitan dengan keyword yang kamu tulis. Answer the public akan menampilkan pertanyaan sesuai dengan what, who, where, when, which, how, dan masih banyak lagi. Fitur yang ada dapat memberikan ide konten atau topik berdasarkan kata penghubung, alfabet, perbandingan, serta indikator topik yang diinginkan. Untuk menggunakan Answer The Public cukuplah mudah.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
- buka situs web
- masukkan kata kunci yang diinginkan
- pilih negara dan bahasa
- klik tombol “get questions” untuk melihat beberapa pertanyaan yang terkait dengan kata kunci, Answer The Public akan secara otomatis melakukan proses google auto suggestions yang menampilkan berbagai ide konten.
2. Riset Tren Terkini
Lihat apa yang sedang tren di media sosial, blog, atau platform video. Gunakan tools seperti Google Trends atau trending hashtags di Twitter dan Instagram untuk menemukan topik yang sedang hangat. Google Trends merupakan salah satu tools yang sangat berguna bagi para pemasar dan pengusaha dalam melakukan riset pasar. Dengan informasi yang diberikan oleh Google Trends, Anda dapat memahami tren pencarian pengguna internet terkait dengan topik atau kata kunci tertentu. Hal ini dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi minat dan kebutuhan pasar, serta membuat keputusan strategis yang lebih baik untuk bisnis Anda.
3. Brainstorming Dengan Tim
Diskusikan ide-ide dengan tim atau teman. Kolaborasi sering kali menghasilkan ide-ide yang tidak terduga. Banyak fasilisator menggunakan lebih dari satu teknik dalam sebuah sesi brainstorming untuk menjaga kreatifitas tetap mengalir sembari mendukung gaya pemikiran dan ekspresi yang berbeda. Minta kelompokmu untuk menghasilkan ide sebanyak mungkin—tidak peduli bagaimana tampak tidak terkaitnya mereka. Selama periode ini, tidak boleh ada kritik. Review idenya, pilih yang paling menarik, dan kemudian pimpin diskusi tentang bagaimana menggabungkan, meningkatkan, dan/atau menerapkan ide-ide tersebut.
4. Mengambil Waktu Untuk Berisitirahat
Kadang-kadang yang diperlukan hanya istirahat sejenak. Beri dirimu waktu untuk bersantai dan biarkan ide-ide baru muncul secara alami. Anda dapat mencari udara segar atau menyempatkan untuk berlibur agar pemikiran segar dan mendapatkan sesuatu hal yang baru yang bisa dikembangkan. Selain itu, Anda dapat melakukan hobi dan ini bisa membantu mengalihkan perhatian dan merangsang ide-ide baru. Meditasi dan relaksasi juga berpengaruh dengan cara pemikiran, cobalah meditasi, yoga, atau teknik relaksasi lainnya untuk menenangkan pikiran dan mengurangi stres.
5. Analisis Kompetitor
Melakukan analisis terhadap kompetitor di media sosial bertujuan untuk mengetahui seperti apa konten yang mereka buat, lalu mencari tahu faktor yang membuat mereka semakin berkembang dari waktu ke waktu. Semakin detail data dan informasi yang berhasil Anda kumpulkan dalam proses identifikasi ini, semakin baik. Nanti, dari data inilah Anda bisa menemukan langkah paling tepat untuk memenangkan persaingan pasar.
Membuat konten yang menarik memerlukan strategi dan perencanaan yang matang. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menciptakan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkualitas dan mampu meningkatkan keterlibatan audiens.
Sumber:
