Haruskah UMKM Baru Segera Memulai Digitalisasi Keuangan?

DIPDOP > Marketing > Bisnis > Haruskah UMKM Baru Segera Memulai Digitalisasi Keuangan?
Haruskah UMKM Baru Segera Memulai Digitalisasi Keuangan?

Dipdop.net – Digitalisasi keuangan menjadi langkah penting bagi pelaku usaha baru agar bisnis bisa berjalan lebih rapi dan berkelanjutan. Di tengah persaingan yang makin ketat, UMKM tidak cukup hanya fokus pada penjualan dan pemasaran, tetapi juga perlu menata sistem keuangan secara digital.

Faktanya, masih banyak UMKM yang mengelola keuangan secara manual, seperti mencatat di buku tulis atau spreadsheet sederhana. Cara ini memang tidak salah, tetapi sering kali kurang efektif karena rawan kesalahan pencatatan dan sulit dipantau dalam jangka panjang.

Dengan menerapkan digitalisasi keuangan, pemilik usaha bisa menghemat waktu, mengurangi risiko salah hitung, serta memahami kondisi keuangan bisnis secara lebih jelas. Alhasil, keputusan bisnis pun dapat diambil lebih cepat dan tepat.

Tantangan Keuangan yang Dihadapi UMKM Baru

Tahap penjualan dan pemasaran memang menjadi langkah awal yang penting bagi UMKM baru. Sayangnya, mereka sering melupakan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi. Tanpa laporan keuangan yang jelas, pemilik usaha akan kesulitan mengetahui apakah bisnis yang dijalankan mengalami keuntungan, stagnan, atau justru malah merugi.

Ketika mengelola keuangan pun, pemilik usaha juga kerap dihadapkan dengan beberapa tantangan umum, seperti:

  • Pencatatan manual yang tidak konsisten, sehingga data mudah tercecer, salah catat, atau tidak ter-update secara berkala.
  • Keuangan pribadi dan bisnis yang tercampur, membuat arus kas sulit dikontrol.
  • Kesulitan untuk mengajukan pinjaman atau menarik investor karena tidak ada laporan keuangan yang valid dan terpercaya.

Jika dibiarkan, masalah ini bisa menjadi hambatan besar dalam bisnis. Tanpa sistem keuangan yang rapi, bisnis berpotensi mengalami kerugian dan kehilangan kepercayaan dari mitra maupun lembaga keuangan.

Baca juga: Kenapa UMKM Harus Mulai Digital Marketing dari Sekarang

Apa Itu Digitalisasi Keuangan?

Sebelum memulai, penting bagi pelaku usaha memahami konsep dasarnya. Digitalisasi keuangan adalah proses mengubah pencatatan keuangan manual menjadi sistem otomatis berbasis teknologi. Mulai dari pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan, hingga analisis arus kas kini bisa dilakukan lewat aplikasi. Beberapa aplikasi yang populer digunakan UMKM di Indonesia antara lain Mekari Jurnal, Kledo, BukuKas, dan Accurate Online. 

Selain lebih efisien, sistem keuangan digital juga menyimpan data di cloud sehingga aman, mudah diakses, dan minim risiko kehilangan dokumen. Dengan begitu, pemilik usaha memiliki gambaran keuangan yang lebih akurat dan tepercaya.

Manfaat Digitalisasi Keuangan bagi UMKM Baru

Penerapan digitalisasi keuangan bukan hanya mengikuti tren, tetapi memberikan manfaat nyata bagi kelangsungan usaha. Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan UMKM baru.

1. Meningkatkan Efisiensi Waktu dan Tenaga

Dengan sistem keuangan digital, transaksi tercatat otomatis tanpa perlu input manual setiap hari. Waktu dan tenaga yang sebelumnya habis untuk pencatatan bisa dialihkan untuk mengembangkan bisnis.

2. Meminimalkan Kesalahan

Kesalahan hitung sering terjadi dalam sistem manual. Melalui digitalisasi keuangan, semua data dihitung otomatis, termasuk total penjualan, pengeluaran, hingga laba rugi sehingga hasilnya lebih akurat dan mudah dicek kembali.

3. Memudahkan Pemantauan Keuangan

Digitalisasi keuangan memungkinkan semua transaksi tercatat dengan rapi dan bisa diakses kapan saja. Laporan yang transparan membantu menjaga kepercayaan rekan bisnis, investor, maupun pihak internal.

4. Membuka Akses ke Pendanaan

Lembaga keuangan seperti bank atau platform pendanaan lebih percaya pada bisnis yang memiliki laporan keuangan rapi. Data keuangan yang valid mempermudah UMKM pada saat proses pengajuan pinjaman atau kerja sama bisnis.

5. Membantu Pengambilan Keputusan

Data keuangan real-time membantu pemilik UMKM memantau penjualan dan mengontrol biaya. Strategi bisnis pun bisa ditentukan berdasarkan data, bukan hanya perkiraan.

Baca juga: Bagaimana Cara Digital Marketing Efektif untuk UMKM?

Langkah Awal Memulai Digitalisasi Keuangan

Bagi UMKM baru, beralih ke sistem digital mungkin terasa rumit. Namun, langkah-langkah berikut bisa membantu proses digitalisasi keuangan menjadi lebih mudah. 

1. Pilih Aplikasi Pencatat Keuangan Digital yang Sesuai

Pilih aplikasi pencatat keuangan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Coba gunakan versi gratis seperti BukuKas atau Kledo untuk memahami fitur dasarnya sebelum beralih ke versi premium. Pastikan aplikasi yang dipilih mudah digunakan, memiliki laporan keuangan otomatis, dan bisa diakses lewat smartphone

2. Biasakan Mencatat Transaksi Setiap Hari

Catat semua transaksi harian, baik pemasukan, pengeluaran, maupun pembayaran kecil secara rutin di aplikasi. Kebiasaan mencatat secara rutin membantu menjaga data tetap rapi dan memudahkan evaluasi keuangan. 

3. Pelajari Fitur Laporan Keuangan Digital

Setiap aplikasi keuangan digital biasanya memiliki fitur analisis atau laporan otomatis. Pelajari cara membaca grafik, laporan laba rugi, serta arus kas. Pemahaman laporan ini membantu pemilik usaha melihat kondisi bisnis secara menyeluruh.

4. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Gunakan rekening terpisah untuk usaha agar arus kas lebih transparan. Dengan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, akan memudahkan perhitungan profit. Selain itu, memisahkan rekening juga membantu ketika ingin mengajukan pinjaman atau kerja sama bisnis di masa depan.

5. Manfaatkan Data untuk Strategi Bisnis

Digitalisasi keuangan bukan hanya soal mencatat, tapi juga tentang memanfaatkan data untuk pertumbuhan bisnis. Gunakan laporan digital untuk menganalisis tren penjualan, mengatur ulang anggaran, dan merancang strategi pemasaran yang lebih efektif. 

Kesimpulan

Digitalisasi keuangan UMKM bukan soal modernisasi saja, tapi juga fondasi penting untuk bisnis yang berkelanjutan. Dengan sistem keuangan digital, UMKM baru bisa menghemat waktu, menjaga akurasi data, serta membuka peluang akses modal lebih luas. Tidak perlu menunggu bisnis besar untuk mulai menata keuangan. Langkah kecil hari ini bisa menjadi penentu kesuksesan UMKM di masa depan.

Kunjungi Dipdop.net untuk insight lain seputar strategi konten, digital marketing, dan UMKM. (RP)

Referensi:
Ini 5 Alasan UMKM Nasional Perlu Pakai Software Accounting
Ternyata, Begini Pentingnya Digitalisasi Keuangan di Pengusaha UMKM

Rizma Purwitasari
rizmapurwitasari126@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *