
Perbedaan Short Tail dan Long Tail Keyword – Search Engine Optimization (SEO) kini menjadi strategi yang populer karena mampu meningkatkan kesadaran merek sekaligus mendatangkan trafik ke website secara organik. Untuk menerapkan strategi ini, salah satu elemen utama yang diperlukan adalah kata kunci.
Kata kunci ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi pengguna internet yang sedang mencari informasi tertentu. Dengan demikian, konten dan website dapat memperoleh trafik yang diharapkan. Dalam implementasinya, terdapat dua jenis kata kunci dalam dunia SEO, yaitu Long Tail Keywords dan Short Tail Keywords.
Kedua jenis kata kunci ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meski begitu, keduanya tetap relevan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan optimasi. Pertanyaan yang muncul sekarang adalah: apa yang membedakan keduanya?
Sumber = krona.co.id
Apa Itu Long Tail Keyword

Short tail keywords merupakan jenis kata kunci yang saat ini paling sering digunakan. Biasanya, jenis ini terdiri dari maksimal tiga kata atau kurang. Lalu, mengapa short tail keywords begitu populer? Alasannya adalah karena volume pencariannya yang tinggi, menunjukkan bahwa banyak orang menggunakan kata kunci pendek ini untuk mencari informasi.
Contoh Short Tail Keyword
- Skincare terbaik
- Smartphone
- Cara masak air
- Menghilangkan jerawat
Kata kunci seperti “smartphone” mencakup berbagai jenis dan merek, sehingga pengguna yang mengetikkan kata kunci ini dapat memiliki beragam tujuan (intention) pencarian, seperti mencari informasi spesifikasi, harga, atau ulasan.
Kata kunci seperti “smartphone” mencakup berbagai jenis dan merek, sehingga pengguna yang mengetikkan kata kunci ini dapat memiliki beragam tujuan pencarian.
Misalnya, mereka mungkin ingin mencari informasi tentang model terbaru, membandingkan spesifikasi antara beberapa merek, membaca ulasan pengguna, atau menemukan harga terbaik di pasaran. Karena cakupannya yang luas, short tail keywords seperti ini sering digunakan oleh pengguna dengan niat pencarian yang beragam.
Baca juga = Apa Itu LOng Tail Keyword
Kelebihan Short Tail
- Volume pencarian tinggi = Short tail keyword memiliki volume pencarian yang tinggi, sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung ke website.
- Brand awareness = Dengan fokus pada kata kunci yang banyak dicari, situs web memiliki peluang lebih besar untuk tampil di depan audiens yang lebih luas, meningkatkan visibilitas, dan pada akhirnya memperkuat kesadaran terhadap merek.
Long Tail Keyword

Long tail keyword adalah jenis kata kunci yang terdiri dari tiga kata atau lebih dan umumnya lebih spesifik. Dibandingkan dengan short tail keyword, jenis ini biasanya memiliki volume pencarian yang lebih rendah, tetapi tingkat persaingannya juga lebih ringan.
Selain itu, long tail keyword sering kali memiliki peluang konversi yang lebih tinggi, karena pengguna yang menggunakan kata kunci ini cenderung sudah mengetahui apa yang mereka butuhkan dan berada lebih dekat pada tahap pengambilan keputusan untuk membeli.
Contoh Long Tail Keyword
- Smartphone dengan kamera terbaik
- Cara menghilangkan jerawat dengan serum
- Sepatu olahraga puma dengan ukuran 45
- Apa saja makanan khas Indonesia
Pengguna yang mencari long tail keyword cenderung memiliki niat pencarian yang lebih spesifik. Misalnya, seseorang yang mengetikkan “smartphone gaming dengan RAM 8GB” kemungkinan besar sudah tahu jenis smartphone yang mereka butuhkan dan siap untuk melakukan pembelian.
Kelebihan Long Tail
- Persaingan rendah = Karena lebih terfokus, persaingan untuk kata kunci long tail cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kata kunci short tail. Hal ini membuat peluang untuk muncul di halaman pertama mesin pencari menjadi lebih tinggi.
- Lebih relevan = Kata kunci long tail sering kali lebih sesuai dengan produk atau layanan yang ditawarkan, sehingga lebih berpotensi menarik audiens yang relevan dan meningkatkan peluang terjadinya konversi.
Gimana nih penjelasan mengenai perbedaan short tail dan long tail keyword? Jika masih bingung bisa komen dibawah yaa!
