
Dark Social dan Dampaknya dalam Pemasaran- Dalam lanskap pemasaran digital yang terus berkembang, pemahaman tentang bagaimana konsumen berinteraksi dengan merek semakin kompleks. Salah satu fenomena yang sering diabaikan tetapi sangat berpengaruh adalah dark social. Menurut ratu.id Istilah ini mengacu pada jenis interaksi yang terjadi di platform yang tidak dapat dilacak oleh alat analitik tradisional, termasuk pesan pribadi di aplikasi media sosial, email, dan grup tertutup. Meskipun tidak terlihat, dark social memiliki dampak yang signifikan pada cara pelanggan berinteraksi dengan merek, yang pada gilirannya memengaruhi keputusan pembelian mereka. Baca juga: “Neuroscience of Marketing” Rahasia di Balik Keputusan Pembelian – DIPDOP
Apa itu Dark Social?
Dark social merujuk pada berbagi informasi yang tidak dapat diukur oleh alat analitik standar. Ini termasuk interaksi di platform seperti:
- Pesan langsung: Pengguna sering berbagi tautan atau konten melalui pesan pribadi di aplikasi seperti WhatsApp, Facebook Messenger, atau Instagram Direct.
- Email: Konten yang dibagikan melalui email pribadi tidak akan muncul di alat analitik, tetapi bisa menjadi sumber besar dari lalu lintas yang dihasilkan.
- Grup tertutup: Diskusi yang terjadi di grup tertutup di Facebook atau platform lainnya juga menjadi bagian dari dark social.
Menurut beberapa penelitian, hingga 84% dari konten yang dibagikan melalui dark social tidak terdeteksi oleh pemasar. Ini menunjukkan bahwa banyak dari interaksi pelanggan yang terjadi di luar pengawasan mereka.
Mengapa Dark Social Penting?

- Pengaruh Word of Mouth yang Kuat
Dark social adalah tempat di mana rekomendasi dan saran pribadi terjadi. Pelanggan lebih cenderung mempercayai rekomendasi dari teman atau keluarga daripada iklan. Hal ini menciptakan bentuk pemasaran dari mulut ke mulut yang kuat, yang sering kali tidak terlihat oleh pemasar. Riset menunjukkan bahwa 92% orang lebih cenderung mempercayai rekomendasi dari orang yang mereka kenal. Baca juga: Psikologi Warna dalam Pemasaran – DIPDOP - Metrik yang Hilang
Dengan banyaknya interaksi yang terjadi di dark social, pemasar dapat kehilangan wawasan berharga tentang bagaimana konten mereka diterima. Memahami seberapa sering dan di mana konten dibagikan dapat membantu merek untuk menilai keberhasilan strategi konten mereka. - Strategi Pemasaran yang Lebih Baik
Menggunakan informasi dari dark social, pemasar dapat menciptakan kampanye yang lebih terfokus. Dengan mengetahui saluran mana yang digunakan pelanggan untuk berbagi informasi, merek dapat menyusun strategi konten yang lebih efektif. Ini juga memungkinkan pemasar untuk menyesuaikan pesan mereka sesuai dengan saluran yang digunakan.
Dampak Dark Social dalam Pemasaran

- Perubahan dalam Pengukuran Efektivitas Konten
Dengan banyaknya interaksi yang tidak terukur, pemasar harus menemukan cara baru untuk mengevaluasi efektivitas konten mereka. Mengamati pola berbagi konten melalui pesan pribadi dapat membantu dalam mengukur daya tarik dan relevansi konten yang dibuat. Misalnya, jika sebuah artikel blog sering dibagikan melalui pesan pribadi, itu bisa menjadi indikator bahwa konten tersebut sangat menarik. - Keterlibatan Pelanggan yang Lebih Tinggi
Dark social memberikan peluang untuk menciptakan keterlibatan yang lebih tinggi dengan pelanggan. Ketika konsumen berbagi konten dengan teman-teman mereka, mereka secara tidak langsung mempromosikan merek tersebut. Dengan menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat, merek dapat mendorong lebih banyak pembagian melalui saluran dark social. - Targeting yang Lebih Efektif
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang di mana dan bagaimana pelanggan berbagi informasi, pemasar dapat menyesuaikan kampanye mereka agar lebih efektif. Misalnya, jika mereka menemukan bahwa sebagian besar berbagi terjadi melalui email, mereka bisa lebih fokus pada strategi email marketing. - Membangun Hubungan yang Lebih Baik
Dark social menciptakan peluang bagi merek untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Dengan mendengarkan percakapan yang terjadi di luar pengawasan mereka, pemasar dapat lebih memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan. Ini memungkinkan mereka untuk merespons dengan lebih tepat dan menciptakan pengalaman yang lebih personal.
Cara Memanfaatkan Dark Social dalam Pemasaran

- Dorong Pembagian Konten
Salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan dark social adalah dengan menciptakan konten yang mendorong pembagian. Ini bisa dilakukan dengan menyediakan panggilan untuk bertindak yang jelas dan menarik. Misalnya, sertakan tombol berbagi di email dan situs web Anda, sehingga pengunjung dapat dengan mudah membagikan konten melalui pesan pribadi. - Gunakan URL Pendek dan Kode QR
URL pendek dapat membantu dalam melacak klik yang berasal dari sumber tidak langsung. Ketika konsumen membagikan konten melalui pesan, mereka sering kali menggunakan tautan pendek yang lebih mudah dibagikan. Kode QR juga bisa digunakan untuk memudahkan berbagi informasi baik di dunia fisik maupun digital. - Tanya Pelanggan
Ajak pelanggan untuk berbagi bagaimana mereka menemukan merek Anda. Gunakan survei atau ajak mereka berbicara di media sosial untuk mendapatkan wawasan tentang seberapa banyak dark social memengaruhi keputusan mereka. Ini tidak hanya memberikan data berharga tetapi juga menunjukkan kepada pelanggan bahwa Anda menghargai pendapat mereka. - Manfaatkan Influencer
Kerja sama dengan influencer dapat membantu menjangkau audiens baru. Influencer sering kali memiliki pengikut yang setia dan dapat membantu membagikan informasi tentang merek Anda melalui saluran dark social. Ini menciptakan efek yang lebih luas dan meningkatkan kredibilitas merek. - Analisis Data yang Ada
Perhatikan data yang sudah ada untuk mencari pola dalam interaksi pelanggan. Meskipun banyak interaksi tidak dapat dilacak, Anda masih dapat mengumpulkan wawasan dari data yang ada di media sosial dan email. Lihat konten mana yang paling banyak dibagikan dan gunakan informasi itu untuk mengembangkan strategi lebih lanjut. - Beradaptasi dengan Perubahan
Dark social adalah fenomena yang terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumen. Pemasar perlu terus memantau tren dan beradaptasi dengan cara baru di mana pelanggan berinteraksi dan berbagi informasi. Fleksibilitas dan inovasi adalah kunci untuk memanfaatkan dark social dengan sukses.
Kesimpulan
Dark social mungkin tampak sebagai fenomena yang tidak terlihat, tetapi dampaknya dalam pemasaran tidak dapat diabaikan. Dalam dunia di mana pelanggan semakin cerdas dan lebih skeptis terhadap iklan tradisional, memahami bagaimana interaksi ini bekerja menjadi penting bagi pemasar. Dengan memanfaatkan kekuatan dark social, merek dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan, menciptakan konten yang lebih menarik, dan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran mereka.
Ketika dunia digital terus berkembang, penting untuk tetap peka terhadap cara baru dalam berinteraksi dan terhubung dengan audiens. Jangan lewatkan peluang untuk memanfaatkan sisi tersembunyi dari interaksi pelanggan yang tidak terlacak ini untuk keuntungan pemasaran Anda. Dengan strategi yang tepat, dark social dapat menjadi alat yang sangat berharga dalam arsenal pemasaran Anda.

3 thoughts on “Dark Social dan Dampaknya dalam Pemasaran”