Content Writer Wajib Tau! Cara Riset Keyword yang Benar

DIPDOP > Ceative Agency > Business Consulting > Content Writer Wajib Tau! Cara Riset Keyword yang Benar
cara melakukan riset keyword yang benar

Cara Riset Keyword yang Benar – Tahukah sobat Dopians, kebanyakan penulis mungkin belum mengetahui cara melakukan riset keyword dengan baik. Padahal, riset kata kunci atau keyword research merupakan pondasi awal ketika ingin menulis sebuah artikel.

Dengan melakukan riset terhadap keyword, konten Anda bisa mencapai peringkat teratas pada halaman Google.

Jika Konten Anda berada di peringkat atas Google nantinya akan ada banyak orang yang mengklik konten tersebut.

Lalu gimana sih cara yang tepat untuk melakukan riset keyword supaya berhasil menguasai halaman pertama Google? Tenang, berikut mimin akan memberikan penjelasannya!

1. Pelajari Niche

Memahami niche adalah langkah pertama yang sangat penting dalam penelitian kata kunci. Pemahaman mendalam tentang topik atau industri tertentu membantu Anda dalam mengidentifikasi aspek-aspek penting yang menjadi fokus perhatian audiens target. Hal ini krusial karena kata kunci yang efektif harus relevan dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam niche tersebut.

Tahap pertama dalam mempelajari niche adalah dengan melakukan riset mengenai tren dan isu terkini. Mengikuti diskusi di forum industri, memantau berita terbaru, serta mendengarkan umpan balik dari audiens dapat memberikan wawasan berharga.

Baca juga: manfaat AI untuk SEO

2. Gunakan Long Tail Keyword

Long tail keyword adalah serangkaian kata kunci yang lebih panjang dan spesifik, yang mencerminkan pencarian yang lebih terfokus dari pengguna. Dengan menargetkan long tail keyword, Anda bisa menjangkau audiens yang lebih terarah. Hal ini penting karena biasanya persaingan lebih rendah dan potensi konversinya lebih tinggi.

Untuk menemukan long tail keyword, kamu bisa memanfaatkan berbagai alat seperti Google Suggest, People Also Ask, atau mengeksplorasi pencarian terkait yang muncul di bagian bawah hasil pencarian. Selain itu, menganalisis data trafik di situsmu juga bisa membantu mengidentifikasi pola pencarian yang lebih spesifik.

3. Gunakan Keyword Tools

Tool riset kata kunci menyediakan informasi yang mendalam mengenai volume pencarian, tingkat persaingan, dan tren kata kunci. Dengan menggunakan tool ini, Anda bisa mendapatkan wawasan yang sulit diperoleh secara manual. Tool seperti Google Keyword Planner, SEMrush, atau Ahrefs dapat menjadi pilihan yang efektif.

Hal penting saat menggunakan alat-alat ini adalah memahami cara menganalisis data yang diberikan. Fokuskan perhatian pada metrik yang paling relevan dengan tujuan kontenmu, seperti volume pencarian dan tingkat persaingan.

4. Membuat Daftar Seed Keyword

Setelah melakukan riset keyword dan menemukan beberapa kata kunci yang relevan dengan topik Anda, langkah berikutnya adalah membuat seed keyword.

Apa itu seed keyword? Menurut Keyword Tool, seed keyword adalah kata kunci dasar atau utama yang menjadi fokus dalam riset. Biasanya content writer menyebutnya sebagai keyword pilar.

Seed keyword sangat penting karena akan menjadi dasar untuk riset lebih lanjut. Ini juga bisa dianggap sebagai istilah yang kemungkinan besar akan sering dicari oleh audiens melalui mesin pencari seperti Google.

Selain itu, seed keyword membantu Anda untuk mengidentifikasi siapa saja kompetitor di topik yang sama. Dengan mengetahui kompetitor, Anda bisa menemukan peluang untuk memanfaatkan kelemahan mereka.

Jadi bijaklah dalam menentukan seed keyword karena itu bisa menjadi peluang Anda dalam mendapatkan ranking di Google.

5. Memahami Search Intent

Memahami search intent berarti mengetahui apa yang sebenarnya dicari oleh pengguna ketika mereka memasukkan sebuah kata kunci. Pengetahuan ini sangat penting agar konten yang Anda buat bisa memenuhi kebutuhan dan harapan pencarian mereka. Dengan begitu, Anda tidak hanya akan mendapatkan traffic yang tinggi, tetapi juga keterlibatan yang lebih bermakna.

Untuk memahami search intent, Anda bisa menganalisis hasil pencarian dari kata kunci yang relevan. Amati jenis konten yang muncul di halaman pertama dan pastikan konten sesuai dengan itu. Mengetahui search intent akan memberi Anda keuntungan kompetitif dalam menghasilkan konten yang lebih bernilai bagi audiens yang Anda tuju.

Haidar Musyaffa
haidarmusyaffa730@gmail.com

One thought on “Content Writer Wajib Tau! Cara Riset Keyword yang Benar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *