9 Cara Memulai Usaha Sembako dari Nol agar Cepat Untung

DIPDOP > Marketing > Bisnis > 9 Cara Memulai Usaha Sembako dari Nol agar Cepat Untung
Cara Memulai Usaha Sembako dari Nol

Dipdop.net – Bagi kamu yang sedang mencari ide bisnis yang stabil, membuka toko kelontong atau usaha sembako bisa jadi pilihan yang sangat menjanjikan. Sembako adalah kebutuhan primer setiap orang. Mulai dari beras, minyak goreng, hingga gula, semuanya akan selalu dicari setiap hari.

Perpaduan antara strategi harga yang pas dan pelayanan yang ramah adalah kunci agar tokomu tidak kalah saing dengan minimarket modern. Menariknya, usaha ini bisa dimulai dari skala rumahan dengan modal yang bisa disesuaikan.

Kalau kamu berencana membuka warung di depan rumah atau ingin jadi agen besar, berikut ini cara memulai usaha sembako yang wajib kamu ketahui agar bisnis berjalan lancar dan anti rugi.

Cara Memulai Usaha Sembako yang Sukses

Agar toko kamu laris manis dan mampu bersaing, berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu kamu persiapkan secara detail.

1. Membuat Perencanaan Usaha

Langkah pertama untuk memulai usaha sembako adalah menentukan skala bisnis. Apakah kamu ingin membuka toko kelontong kecil-kecilan di teras rumah, atau langsung menjadi agen sembako yang besar? 

Tentukan juga daftar barang apa saja yang akan dijual. Fokuslah pada barang yang paling cepat habis, seperti beras, telur, minyak goreng, air galon, gas, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

2. Melakukan Riset Pasar

Jangan terburu-buru membuka toko tanpa melihat kondisi sekitar. Lihatlah siapa calon pelangganmu dan siapa saja kompetitor di lingkungan tersebut. Dengan melakukan riset pasar, kamu bisa mengetahui harga pasaran agar bisa menetapkan harga yang kompetitif, tetapi tetap memberikan keuntungan. Selisih harga lima ratus rupiah saja sudah sangat berpengaruh bagi pembeli.

3. Menghitung Modal Usaha Sembako

Banyak yang bertanya, berapa sih modal usaha sembako? Jawabannya sangat bervariasi. Kamu perlu merinci biaya untuk stok barang, peralatan (seperti rak, timbangan, dan meja), hingga biaya operasional seperti listrik. Jika modal terbatas, kamu bisa mulai secara bertahap dengan stok barang yang paling pokok terlebih dahulu.

4. Menentukan Lokasi Jualan yang Strategis

Pilihlah lokasi yang mudah diakses oleh warga sekitar dan memiliki tempat parkir yang cukup meskipun sederhana. Namun, jika ingin menghemat budget, memanfaatkan area rumah juga bisa menjadi solusi efektif asalkan lingkungan rumahmu cukup padat penduduk. Pastikan tokomu terlihat bersih dan terang agar menarik perhatian orang lewat.

Baca juga: Enggak Perlu Ruko! Ini 5 Ide Jualan dari Rumah yang Minim Modal dan Risiko

5. Menyusun Tata Letak Barang agar Rapi

Toko sembako yang rapi akan membuat pelanggan betah belanja. Selain itu, penataan yang rapi juga akan memudahkan kamu saat mengecek stok barang. 

Susunlah barang berdasarkan kategori, misalnya area sabun cuci dipisah dengan area bahan makanan. Pastikan barang yang paling sering dicari diletakkan di tempat yang mudah dijangkau agar proses transaksi lebih cepat.

6. Memilih Pemasok (Supplier) Terpercaya

Cari supplier atau grosir yang menawarkan harga murah dengan kualitas barang yang baik. Pastikan mereka memiliki stok yang stabil agar toko kamu tidak pernah kehabisan barang. 

Jangan sungkan untuk membandingkan harga antar supplier untuk mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar. Memiliki hubungan baik dengan supplier juga bisa memudahkan kamu mendapatkan info harga promo.

7. Membuat Strategi Penjualan

Berikan alasan kenapa orang harus belanja di tokomu. Kamu bisa memberikan pelayanan yang ramah, memberikan diskon untuk pembelian dalam jumlah tertentu, atau menyediakan paket sembako murah di tanggal muda. Strategi sederhana seperti ini sangat efektif untuk menarik pelanggan.

8. Melakukan Pembukuan yang Disiplin

Satu kesalahan besar pemula dalam memulai usaha adalah mencampur uang pribadi dengan uang toko. Lakukan pencatatan setiap ada barang masuk dan keluar. Pembukuan yang rapi membantu kamu memantau arus kas dan mengetahui apakah bisnismu benar-benar menghasilkan untung atau justru merugi.

Baca juga: Wajib Tahu! 4 Kesalahan Manajemen Keuangan yang Bikin Modal Bisnis Cepat Habis

9. Memanfaatkan Peluang Jualan Online

Di era digital, strategi jualan sembako online sangatlah penting. Kamu bisa menawarkan layanan pesan antar (delivery) lewat WhatsApp atau mempromosikan barang lewat grup Facebook lingkungan setempat. Kemudahan ini akan sangat diapresiasi oleh ibu rumah tangga yang sibuk dan tidak sempat keluar rumah.

Kesimpulan

Memulai usaha sembako memang membutuhkan ketelatenan. Selain kelengkapan barang, kejujuran dalam menimbang dan keramahan dalam melayani adalah aset terbesar agar pelanggan terus kembali.

Kunjungi Dipdop.net untuk referensi lain seputar bisnis, strategi konten, dan digital marketing yang relevan buat kamu. (RP)

Baca juga: Modal Cepat Balik, Ini 7 Ide Usaha yang Perputaran Uangnya Cepat

Rizma Purwitasari
rizmapurwitasari126@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *