
Dipdop.net – Sejak akhir tahun 2025 hingga 2026 dunia bisnis mencapai lampu hijau, baik secara harfiah maupun tidak. Lampu hijau yang dimaksud adalah semakin banyaknya akses untuk membuka bisnis dan menjangkau banyak pelanggan melalui digital marketing. Adapun lampu hijau lainnya, yakni green marketing yang begitu didambakan seiring dengan meleknya masyarakat dengan gaya hidup dan lingkungan yang sehat.
Meskipun kedua hal di atas terlihat jauh berbeda, nyatanya keduanya saling beriringan. Hal ini karena digital marketing dipengaruhi oleh berbagai aspek yang terus beradaptasi sesuai dengan adanya perkembangan zaman akibat kecepatan teknologi. Aspek tersebut dapat berupa apa pun, salah satunya trend.
Mengenai cara kerja digital marketing dan gaya hidup sehat yang kini menjadi trend, sejatinya bisa dimanfaatkan oleh para pemilik UMKM. UMKM bisa juga beradaptasi dengan trend agar selalu dapat dijangkau oleh pelanggan. Tidak harus selalu mengganti produk yang ditawarkan, UMKM hanya harus memutar otak dan melancarkan strategi yang semestinya dilakukan agar tetap eksis.
Setidaknya, agar bisnis UMKM tetap relevan dengan trend gaya hidup sehat dan peduli lingkungan sekarang ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan, antara lain:
Baca Juga: Rahasia Sukses Green Marketing, Benarkah Paling Cocok di Tahun 2025?
1. Copywriting diselaraskan dengan kesehatan dan lingkungan
UMKM bisa membuat copy hidup sehat dalam mengikuti trend green marketing yang marak akhir-akhir ini. Copywriting yang dimaksud bisa dengan mengajak audiens untuk mulai memakai atau membeli produk yang mendukung keberlanjutan dan cinta alam yang berupa produkmu. Soal ini, kamu bisa mengakalinya. Misalnya, parfum yang kamu jual berbahan dasar material alam, maka kamu bisa membuat campaign seperti, “Lebih dekat dengan alam” atau “100% natural”.
2. Dorong modal kemasan ramah lingkungan
Masyarakat kini telah memiliki peningkatan awareness terhadap keselamatan lingkungan. Kelompok seperti Pandawara di media sosial telah membantu membangun kesadaran tersebut dengan mengajak masyarakat untuk mengolah sampah dengan baik.
Sebagai UMKM, momen ini bisa dimanfaatkan dengan mendukung hal-hal yang menyangkut dengan pengolahan sampah. UMKM bisa memulainya dengan menggunakan kemasan yang ramah lingkungan, seperti mudah didaur ulang, hasil produk daur ulang, dan bisa dipakai kembali, kemudian mempromosikan produk berdasarkan hal tersebut.
3. Jual makanan sehat jika belum punya ide bisnis
Bagi kamu yang ingin membuka UMKM tetapi masih bingung ide bisnis yang ingin dijalankan atau ingin mengganti bisnisnya, kamu bisa memilih untuk menjual makanan sehat. Makanan sehat yang direkomendasikan, di antaranya kukusan, yogurt, smoothie, jus, salad, sandwich, dan lain-lainnya.
4. Tekankan iklan eco-friendly
Selain copywriting, kamu juga bisa mengedepankan iklan yang berfokus pada unsur produkmu yang bernilai eco-friendly. Iklan ini bisa dibuat jika kamu telah memahami bagian mana dari produkmu yang bisa mendukung gaya hidup sehat dan cinta akan lingkungan. Dengan begitu, kamu bisa mengiklankan dari segi kemasan, bahan baku, proses pembuatan, dan kebaruan dari produkmu.
5. Kembangkan event dan kolaborasi yang mendukung pola hidup sehat
Inovasi meski terbarukan dan berbeda agar UMKM milikmu bisa stand out. Nah, dalam hal ini kamu bisa galakkan event dan kolaborasi dengan brand lain atau acara yang mendukung pola hidup sehat. Misalnya, dengan menjalankan event maraton untuk produkmu yang merupakan sepatu lokal. Kolaborasi juga bisa dilakukan, seperti dengan membuka gerai di tempat orang sering berolahraga, seperti GBK. Event dan kolaborasi ini bisa kamu promosikan di media sosial.
Baca Juga: Nggah Usah Ragu, UMKM Bisa Coba 10 Ide Jualan Makanan dan Minuman Sehat Dulu
Kesimpulan
Digital marketing dan green marketing berjalan berdampingan. Kini, UMKM bisa menggabungkan keduanya untuk tetap menjalankan bisnis agar tidak tertinggal dan masih bisa menjangkau audiens seluas-luasnya. Kuncinya, utamakan prinsip pola hidup sehat dan cinta lingkungan pada produk yang kamu sedang tawarkan.
Ingin membangun bisnis UMKM, tetapi membutuhkan banyak persiapan sebelum memulai dan bingung mengenai caranya? Kunjungi Dipdop.net untuk temukan solusinya. (WA)
