Belajar Niche Marketing Improvement dari Brand PIXY

DIPDOP > Marketing > Bisnis > Belajar Niche Marketing Improvement dari Brand PIXY
Belajar Niche Marketing Improvement dari Brand PIXY

Dipdop.net – Sobat DIPDOP, kalian tau nggak, sih, apa itu niche marketing? Dalam hal bisnis, niche marketing itu penting banget untuk menjangkau target penjualan dan tetap eksis sesuai zaman. Untuk itu, yuk, kita kenali bareng-bareng dengan mengambil contoh brand kosmetik dan skincare, PIXY.

Pada konteks sebuah “niche” di industri bisnis, ada dua istilah, yakni niche market dan niche marketing. Niche market bisa diartikan sebagai segmentasi pasar tertentu yang spesifik dari ruang lingkup yang lebih luas serta dapat menjadi target pasar untuk suatu bisnis, baik itu berdasarkan permintaan, brand persona, dan jangkauan . 

Nggak jauh beda dengan niche market, kalau niche marketing berarti strategi pemasaran dengan tertuju pada “niche” atau segmentasi pasar yang spesifik dan menjadi target pasarnya. Untuk menentukan niche marketing, sebuah bisnis harus memperhatikan setidaknya beberapa faktor, di antaranya: 

  1. demografi (gender, umur, latar belakang pendidikan, hobi, dll.);
  2. harga (harga pelajar, affordable, eksklusif, promo, dll.);
  3. geografi (dalam negeri, luar negeri, dll.); dan
  4. kualitas (first-hand, hand made, manufactory, lab tested, dll.).

Dalam beberapa situasi, kamu bisa loh menyesuaikan niche market kamu berdasarkan perkembangan zaman atau hal yang sedang nge-trend. Hal ini sama sekali nggak menutup kemungkinan untuk tetap menonjolkan gaya khas brand pribadi kamu. 

Inilah yang juga dilakukan oleh brand kosmetik dan skincare, PIXY. Brand keluaran PT Mandom Indonesia yang merupakan anak dari perusahaan Mandom Corporation Japan ini telah hadir di kancah industri Indonesia sejak tahun 2019. Selama 6 tahun berselang, rupanya PIXY telah mengubah niche market-nya loh, guys. Penasaran? Mari kita telaah sama-sama. 

Baca Juga: Ga Perlu Bingung Lagi! Cara Menentukan Niche Market

Niche Market Awal PIXY

Pada awalnya, produk kosmetik maupun skincare yang dikeluarkan oleh PIXY memiliki kesamaan. Kesamaan inilah yang merupakan ciri khas PIXY saat baru membuka sayap di Indonesia. Berikut ialah kunci ciri khas awal yang menunjukkan niche market PIXY:

  1. Warna kemasan. PIXY pada awalnya menggunakan warna pucat dan netral seperti biru muda dan merah jambu. Beberapa produk bahkan memiliki warna putih sebagai warna dasar dan warna biru muda atau merah jambu yang hanya berupa sapuan. Kesan warna ini menunjukkan kesederhanaan yang ditawarkan PIXY, membuatnya cocok untuk segala usia. Meskipun demikian, beberapa warna berani, seperti warna magenta atau merah beludru juga masih digunakan untuk beberapa produk.
  2. Desain kemasan. Selaras dalam menunjukkan kesederhanaan, desain pada produk lama PIXY tidak terlalu menonjolkan desain seperti corak, ilustrasi, dan pola tertentu. PIXY cenderung menonjolkan tipografi pada tulisan yang meliputi nama brand PIXY dan varian produk tersebut. 
  3. Demografi gender. PIXY hanya menggunakan pilihan warna yang identik dengan perempuan, yaitu merah muda. Selain itu, PIXY juga tidak memakai model laki-laki dalam produknya. Dengan demikian, PIXY sesungguhnya hanya menargetkan demografi perempuan yang memakai kosmetik dan skincare
  4. Target usia. Dari warna dan desain yang sederhana, PIXY pun cenderung menarik pembeli dari segala usia. Tidak terikat hanya dari demografi dengan usia tertentu. 
  5. Harga. Untuk harga, kebanyakan produk PIXY masih terbilang terjangkau karena jarang yang menyentuh angka Rp50.000,- dan Rp100.000,-.

Niche Market Terbaru PIXY

Di tengah persaingan beauty industry, perlahan PIXY mengubah niche market-nya. Niche marketing improvement mulai PIXY lakukan menjelang tahun 2024-2025. Hal ini pun menghendaki PIXY untuk mengubah beberapa faktor niche market-nya. Beberapa di antaranya yang berubah, ialah:

  1. Warna kemasan. PIXY mulai mengubah warna pada beberapa produk terbarunya menjadi lebih mencolok dan vibrant. Warna-warna yang digunakan didominasi oleh warna merah muda yang lebih gelap dan warna oranye. Warna ungu yang lebih cerah juga digunakan pada produk-produk lain. 
  2. Desain kemasan. Kini PIXY tampil lebih berani dengan menambahkan pola pada produk terbarunya. Ilustrasi juga tidak ketinggalan, seperti adanya ilustrasi apel dan jeruk untuk produk lip hydrating mereka. PIXY kini tampil lebih menyegarkan dibanding sekadar membubuhkan warna pada produknya. 
  3. Target usia. Target usia yang ditujukan PIXY kini lebih spesifik, yaitu menargetkan pada perempuan muda usia 17–30 tahun. Hal ini tentunya dipicu oleh perubahan warna dan desain yang juga lebih mencolok dan terkesan youthful
  4. Variasi produk. PIXY secara langsung mengikuti trend yang berlaku di beauty industry. Seperti baru-baru ini muncul jenis kosmetik lip glaze dan lip tint yang digandrungi Gen Z atau anak muda, PIXY pun turut merilis variannya. Sementara harga yang dipasang tetap tidak jauh berbeda, yakni masih terbilang affordable karena di bawah Rp100.000,-. 

Kesimpulan

Secara garis besar, niche market improvement yang dilakukan oleh PIXY membuat konsep brand terlihat jelas di mata masyarakat. Tentunya, membuat PIXY semakin mampu bersaing dengan produk kosmetik dan skincare yang semakin bervariasi. PIXY kini mampu menghadirkan penampilan barunya walau masih mempertahankan citra utama. 

Dengan belajar niche market yang dipilih oleh PIXY dulu dan sekarang, kita bisa mengetahui bahwa PIXY telah mempertahankan atau bahkan malah meluaskan pangsa pasarnya dengan mengikuti perkembangan zaman. Niche market improvement semacam ini pastinya bisa dicoba sama kamu yang mau tampil beda dalam hal bisnis. (WA)

Baca Juga:  Cara Membangun Online Presence Bisnis Kamu di Media Sosial!

Wafiq Azizah
of.wafiqazizah@gmail.com
Coordinator Admin DIPDOP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *