Apa Rahasia Konten Reels Instagram dan Video TikTok Jadi yang Paling Efektif untuk Digital Marketing?

DIPDOP > Ceative Agency > Digital Marketing > Instagram Reels > Apa Rahasia Konten Reels Instagram dan Video TikTok Jadi yang Paling Efektif untuk Digital Marketing?
Apa Rahasia Konten Reels Instagram dan Video TikTok Jadi yang Paling Efektif untuk Digital Marketing?

Dipdop.net – Sudah kita ketahui bahwasanya digital marketing merupakan teknik marketing yang paling fleksibel. Bagaimana tidak, dengan melalui bantuan media sosial dan internet saja, kita bisa memasarkan produk dan jasa sampai ke seluruh penjuru dunia.

Di tahun 2025, Instagram dan TikTok merupakan platform media sosial yang mengalami perkembangan popularitas paling cepat dibanding platform lainnya. Menurut WartaEkonomi.co.id, berdasarkan laporan Emplifi yang dinamai “Social Media Benchmarks Report 2025”, TikTok menjadi platform nomor satu dengan pertumbuhan pengikut yang tercepat. Pertumbuhan itu mencapai rata-rata sebesar 21% per bulan.

Hal yang hampir sama juga dirasakan oleh Instagram yang memiliki pertumbuhan yang stabil. Alasan utamanya adalah keberadaan reels yang membawakan format video pendek layaknya TikTok. Bahkan, reels Instagram dikatakan memiliki tingkat keterlibatan oleh penggunanya yang lebih tinggi daripada TikTok.

Platform lain dalam laporan tersebut, seperti Facebook dan X malah mengalami penurunan. Facebook diketahui mengalami penurunan pertumbuhan karena ketergantungan dengan iklan berbayar, sedangkan penurunan pertumbuhan yang dialami X dilatarbelakangi oleh penurunan aktivitas dan adanya pengurangan investasi iklan.

Kita bisa melihat Instagram dan TikTok mampu bertahan karena satu faktor, yakni adanya penayangan video pendek yang berbasis trend. Situasi ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh bisnis UMKM melalui optimalisasi digital marketing. Namun, apa sih sebenarnya rahasia dari kedua platform tersebut sampai menjadi yang paling populer sehingga efektif untuk digital marketing?

Baca Juga: 7 Rekomendasi Ide Bisnis UMKM Lagi Tren, Minim Modal dan Disukai Gen Z

Isi To the Point alias Langsung ke Inti

Persamaan dari reels dan video TikTok adalah durasi yang pendek. Seorang content creator, harus berkreasi semampunya untuk menyampaikan pesannya pada video yang berdurasi pendek tersebut. Selain itu, setiap 3 detik mereka juga harus mengganti Point of View (PoV) atau sudut pandang agar audiens yang menontonnya tidak merasa bosan. Dari sinilah video-video serupa muncul dengan suara narator yang dipercepat atau diedit dengan ciri khas tertentu.

Adapun dalam memasarkan produk melalui video pendek di Tiktok dan Instagram. Video berdurasi panjang yang mendeskripsikan produk atau jasa secara lengkap tidak dibutuhkan. Sebagai gantinya, konten-konten seperti review produk, vlog, GRWM (Get Ready with Me), hingga konten video yang bertujuan untuk brand awareness lebih banyak muncul.

Kualitas dan Mekanisme Penayangan Video

Video pendek di Instagram dan TikTok ditayangkan secara vertikal, sebagaimana orang memegang HP dengan normal. Alhasil, mereka jadi tidak perlu bersusah payah mengubah posisi HP saat menonton. Video yang ditayangkan juga selalu ditampilkan dengan jernih, tidak perlu mengatur resolusi kualitas videonya saat menonton. Pengalaman sederhana ini telah membuat video pendek lebih menjangkau banyak audiens.

Berkamuflase sebagai Hiburan

Meme, parodi, dan video lucu lainnya sering muncul di video pendek. Konten jenis ini merupakan hiburan yang dicari oleh audiens, sebab melalui 1 video saja, mereka sudah terhibur secara instan. Adakalanya, konten digital marketing di media sosial bisa mengikuti jenis konten ini.

Biasanya, konsep marketing yang juga bermaksud menghibur termasuk sebagai konten soft selling. Fokus utama mungkin mempromosikan produk, tetapi penyajiannya adalah melalui hiburan. Konten semacam ini tidak dengan terang-terangan menyebutkan produk, bisa dengan penggunaan atribut merek atau menggambarkan penggunaan produk di kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kamu bisa menghibur audiens padahal sebenarnya sedang mempromosikan atau membangun branding bisnis UMKM milikmu.

Visualisasi Thumbnail dan Hook yang Bikin Penasaran

Seperti video di YouTube, video pendek di reels Instagram dan Tiktok juga menggunakan thumbnail dan hook yang menarik. Jika audiens tidak melihat thumbnail-nya karena hanya sedang men-scroll video yang lewat, maka tiga detik pertama dalam video pendek tersebut adalah penentu audiens akan lanjut scroll atau berhenti untuk menonton video. Maka dari itu, hook pada tiga detik pertama juga tak kalah penting untuk menarik atensi audiens.

Oleh karena thumbnail dan hook begitu penting, dalam penerapannya terhadap digital marketing kamu bisa membuat tampilan awal video pendek yang mempertanyakan hasil produk sebelum mencobanya. Kalau ingin bereksperimen, kamu bisa juga langsung menampilkan hasil produknya dan membuat audiens penasaran mengenai produk yang memiliki hasil demikian.

Baca Juga: Maksimalin SEO di Media Sosial, Emangnya Bisa?

Kesimpulan

Konten berbentuk reels Instagram dan video TikTok ternyata merupakan teknik digital marketing yang paling efektif di era banyaknya orang yang menggunakan media sosial dan mengandalkan trend. Rahasianya adalah kualitas dan visualisasi video pendek yang sederhana dan memberikan pengalaman yang nyaman bagi audiens yang merupakan pengguna medsos. Kalau sudah tahu rahasianya, sekarang giliran kamu yang mencoba mulai digital marketing di medsos. Atau … mungkin kamu lebih tahu rahasia yang lain? (WA)

Wafiq Azizah
of.wafiqazizah@gmail.com
Coordinator Admin DIPDOP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *