
Untuk menarik perhatian calon customer merupakan hal yang cukup sulit, terutama jika mereka belum terlalu mengenal produk Anda.
Sebagian besar pengunjung website belum yakin ingin membeli produk saat baru saja berkenalan dengan sebuah brand.
Karena dengan menggunakan retargeting, customer akan terpapar iklan produk secara terus menerus sampai akhirnya tertarik untuk membeli.
Agar Anda lebih paham, mari kita bahas secara mendalam seluk beluk apa itu retargeting ads & bagaimana cara menggunakan strategi ini supaya penjualan bisnis Anda bisa naik secara signifikan.
Sumber: sribu
Definisi Retargeting ADS

Retargeting ADS adalah metode menargetkan ulang pengguna/calon konsumen yang sebelumnya telah mengunjungi website atau aplikasi mobile sebuah brand, tapi belum melakukan pembelian, pendaftaran, ataupun konversi lainnya yang mungkin diinginkan.
Manfaat Melakukan Retargeting ADS

Kegunaan utama menggunakan teknik retargeting ads adalah untuk meningkatkan pembelian. Namun masih banyak lagi manfaatnya, tidak hanya untuk mendapatkan pelanggan.
1. Meningkatkan Brand Awareness
Dengan iklan retargeting, audiens akan melihat logo atau iklan promosi secara berulang. Cara ini membuat audiens mengenali suatu merek lebih mudah, termasuk produk yang ditawarkannya.
2. Menjangkau Customer dengan Tepat
Retargeting dapat membedaka bdan memodifikasi data audiens sehingga iklan yang dibuat sesuai dengan minat dan perilaku pengunjung. Jadi, iklan lebih efektif untuk menjangkau calon customer yang tepat.
3. Mengurangi Biaya Pengiklanan
Iklan retargeting membuat para pebisnis fokus beriklan pada leads, sehingga biaya yang digunakan untuk iklan tidak begitu besar. Karena iklan hanya berfokus pada orang-orang yang tertarik untuk membeli produk, ada potensi keuntungan investasi (ROI) yang cukup tinggi.
Strategi Retargeting ADS Paling Efektif
Upselling & Cross-Selling
Jangan lewatkan kesempatan yang sudah ada untuk melakukan upselling & cross-selling kepada pelanggan Anda!
Anda bisa tampilkan produk tambahan atau upgrade yang berkaitan dengan pembelian sebelumnya untuk meningkatkan nilai pesanan.
Jelaskan manfaat dari produk yang Anda tambahankan di iklan dan bagaimana produk tersebut dapat melengkapi apa yang mereka butuhkan.
Target Pengguna Terdekat
Agar hasil iklan retargeting bisa lebih maksimal, ada baiknya Anda lebih memprioritaskan pengguna-pengguna yang sudah lebih “dekat” dengan titik konversi ini.
Misalnya, jika Anda menentukan pembelian produk/jasa sebagai titik konversi.
Menargetkan terlebih dahulu pengguna-pengguna yang sudah memassukkan produknya di keranjang belanja website Anda akan lebih efektif dibanding pengguna yang hanya “lewat” ketika mengunjungi website.
Contoh Retargeting ADS
Contoh iklan retargeting yang mungkin sering ditemui adalah iklan produk atau layanan dari situs ‘A’ muncul di situs atau platform lain.
Anto mengunjungi situs belanja dan melihat sepatu, tetapi tidak membeli. Beberapa hari kemudian, mereka melihat iklan sepatu tersebut di Facebook atau Instagram, menawarkan diskon khusus.
Hal tersebut sesuai dengan tujuan iklan retargeting, yaitu mengingatkan user bahwa ada produk yang harus dibeli.
Itulah tadi penjelasan singkat tentang apa itu retargeting ads, semoga dengan ini bisnis Anda dapat berkembang pesat!
Oiyaa, karena sangat sulit untuk mengaplikasikannya sendirian dan retargeting ads juga memakan waktu yang cukup lama, Anda bisa lho cobain jasa digital marketingnya PT DIPDOP, dijamin penjualan Anda Meningkat!
