7 Rekomendasi Bisnis Musiman Ramadan 2026 yang Potensi Cuannya Tinggi (Dan Bisa Mulai Cepat)

DIPDOP > Marketing > Bisnis > 7 Rekomendasi Bisnis Musiman Ramadan 2026 yang Potensi Cuannya Tinggi (Dan Bisa Mulai Cepat)

Dipdop.net – Sahabat DIPDOP, Ramadan itu unik: ritme hidup berubah, jam lapar jadi prime time, dan kalimat “nanti abis buka ya” mendadak jadi agenda nasional. Di Indonesia, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya: kalau kamu mau mulai bisnis musiman Ramadan 2026, ini momen “start sekarang, rapihin sambil jalan”.

Nah, ini 7 ide bisnis musiman Ramadan 2026 yang ramai dicari orang—dengan cara eksekusi yang realistis (bukan yang butuh gudang seluas lapangan bola).

1. Jualan takjil & makanan berbuka (perputaran cepat, repeat order tinggi)

Takjil itu produk paling “setia”—dicari setiap hari menjelang magrib. Menu yang permintaannya stabil biasanya: kolak, es buah, gorengan, pudding, dan teman-temannya.

Biar cepat jalan:

  • Main aman dulu: 3–5 menu “pasti laku” (jangan kebanyakan, nanti kamu yang keburu buka puasa di dapur).
  • Sistem pre-order H-1 untuk mengurangi sisa.
  • Bundling: “Paket berbuka 2 orang / 4 orang” biar nilai transaksi naik.

2. Katering sahur & buka puasa (targetnya anak kos, kantor, perumahan)

Banyak orang ingin praktis selama Ramadan, jadi katering sahur dan buka puasa selalu punya pasar—terutama untuk lingkungan kos, karyawan, sampai keluarga yang nggak sempat masak.

Biar nggak keteteran:

  • Tentukan kapasitas harian (misal 20–50 porsi dulu).
  • Pakai menu rotasi 7 hari biar gampang belanja bahan.
  • Minta pembayaran mingguan di depan (cashflow aman, kamu nggak jadi “bank berjalan”).

3. Kue kering Lebaran (enaknya pakai sistem pre-order)

Menjelang Idulfitri, permintaan kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju biasanya naik drastis—apalagi buat hantaran.

Strategi paling aman:

  • Pakai pre-order + kuota batch (misal “Batch 1 tutup tanggal…”).
  • Siapkan 2 ukuran: toples reguler & mini (buat yang budget-nya ketat).
  • Naikkan trust lewat foto real (bukan foto “Pinterest doang”, nanti pembeli merasa ditipu kamera).

4. Busana muslim & aksesori Lebaran (gamis, koko, hijab, sarung)

Selama Ramadan sampai mendekati Lebaran, produk busana muslim cenderung ramai: gamis, koko, hijab, sarung, termasuk aksesori penunjang.

Biar cepat closing:

  • Fokus 1–2 segmen: “basic” (harga aman) atau “premium” (margin lebih lega).
  • Bikin paket: hijab + inner + bros / koko + sarung.
  • Gunakan konten “mix & match 3 look” (orang beli karena kebayang pakenya).

5. Parcel & hampers Lebaran (pasar hadiah selalu hidup)

Tradisi kirim parcel/hampers masih kuat, baik untuk keluarga maupun relasi kerja. Isi bisa makanan, minuman, sampai perlengkapan ibadah.

Kunci menangnya ada di:

  • 3 tier harga yang jelas (misal: hemat, standar, premium).
  • Kemasan rapi + kartu ucapan (kelihatannya sepele, tapi ini yang bikin orang “wah”).
  • Sistem deadline + slot pengiriman (biar nggak chaos H-2 Lebaran).

6. Minuman segar kekinian (booth sederhana, traffic tinggi)

Minuman manis/dingin sering jadi pilihan berbuka: es kopi susu, jus buah, minuman boba, dan variasi sejenis. Konsep booth sederhana di lokasi ramai bisa jalan cepat.

Tips biar nggak kalah saing:

  • Punya 1 menu “hero” (signature) yang beda tipis tapi kerasa.
  • Siapkan opsi less sugar.
  • Jualan di jam yang tepat: 15.30–18.00 itu golden time.

7. Kurma & produk khas Timur Tengah (kurma, madu, kacang arab)

Kurma identik dengan Ramadan, dan permintaan produk khas Timur Tengah seperti madu dan kacang arab juga ikut naik.

Cara mainnya yang aman:

  • Mulai dari paket kecil (100–250 gram) biar banyak yang coba.
  • Bundling: kurma + madu (atau kurma + kacang arab).
  • Tampilkan edukasi singkat di konten: jenis kurma, rasa, cocok untuk apa—biar orang nggak bingung.

3 cara promosi biar bisnis Ramadan 2026 kamu nggak cuma rame di awal

  1. Jual lewat deadline: “PO tutup Jumat jam 20.00” → orang lebih cepat ambil keputusan.
  2. Bundling & paket hemat: gampang dipilih, nilai transaksi naik.
  3. Testimoni harian: 1–3 feedback per hari sudah cukup buat ningkatin trust.
  4.  

Penutup

Ramadan itu musim yang pendek, tapi kuat. Dengan produk yang tepat dan eksekusi yang rapi, bisnis musiman bisa jadi “batu loncatan” untuk pelanggan jangka panjang. Pilih salah satu ide di atas, mulai kecil, rapihin proses, lalu scale pelan-pelan. (Yang penting bukan paling cepat start—tapi yang paling konsisten jalanin.

Baca juga: Tips Investasi Keuangan Saat Shio Kuda Api 2026: Gas Terus Boleh, Tapi Jangan Lupa Rem

Steven Chen
chensteve96@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *