
Jenis-jenis perilaku konsumen cukup bervariasi. Brand harus mengetahui seperti apa perilaku konsumen. Hal tersebut dapat membantu dalam menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran merupakan satu hal yang harus ada dalam sebuah bisnis. Keberhasilan sebuah bisnis sangat bergantung dengan bagaimana strategi pemasaran dirancang.
Membuat strategi pemasaran, harus ada yang menjadi acuannya. Salah satunya yaitu jenis-jenis perilaku konsumen.
Baca juga: 4 Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

3 Jenis-jenis Perilaku Konsumen yang Wajib Diketahui Brand
Berikut 3 jenis-jenis perilaku konsumen yang wajib diketahui oleh brand untuk dijadikan acuan membuat strategi pemasaran.
1. Kebiasaan Belanja
Jenis perilaku konsumen yang pertama yaitu kebiasaan melakukan aktivitas belanja. Kebiasaan yang dimaksud yaitu kebiasaan sering melakukan pembelian terhadap satu produk secara berulang. Tujuannya pun beragam, ada yang membeli berulang untuk persediaan. Sebagai contoh, membeli produk deterjen. Produk deterjen merupakan produk yang sering dibeli oleh konsumen. Hal tersebut dikarenakan deterjen merupakan kebutuhan sehari-hari untuk mencuci pakaian.
2. Membeli Barang yang Mirip
Konsumen yang suka membeli barang yang mirip biasanya suka mengoleksi. Sebagai contoh, konsumen yang menyukai kotak makan dengan gambar karakter doraemon. Konsumen seperti itu akan cenderung suka membeli kotak makan dengan motif doraemon, akan tetapi dengan warna yang berbeda. Meskipun tidak sering digunakan, akan tetapi sifat suka mengoleksi sulit untuk dilupakan.
3. Membeli Barang yang Mahal
Selain suka membeli barang yang mirip, konsumen juga menyukai membeli barang yang mahal. Jenis perilaku konsumen yang membeli barang mahal biasanya karena ingin menggunakan uang untuk sesuatu yang tepat. Konsumen yang suka membeli barang mahal pada umumnya berasal dari kalangan dengan pendapatan di atas rata-rata.
Itulah jenis-jenis perilaku konsumen. Setiap jenis perilaku konsumen, memiliki alasan tersendiri mengapa terjadi. Selain itu, perilaku konsumen dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak bisa dipisahkan dari konsumen.
Referensi: Guide to Consumer Behavior in Marketing
