Brand Identity: Pengertian, Elemen, dan Cara Membangun

DIPDOP > Ceative Agency > Design Service > Brand Identity: Pengertian, Elemen, dan Cara Membangun

Brand identity adalah representasi visual dari sebuah brand, seperti warna, desain, dan logo, yang membedakannya dengan brand atau kompetitor lain.

Apabila Anda pernah mendengar mengenai brand image, brand identity adalah elemen-elemen yang diperlukan untuk menunjang brand image. Sedangkan, brand image adalah persepsi yang dihasilkan dari yang sebelumnya.

Dalam dunia bisnis, brand identity perlu dibangun dengan baik dan melalui proses pemikiran yang panjang, karena identitas brand menjadi hal yang akan melekat di pikiran konsumen.

Contoh dari brand identity yang melekat di masyarakat Indonesia adalah sirup Marjan dengan momen Ramadhannya. Nike juga berhasil untuk membangun brand identity yang kuat lewat slogan “JuLalu, apa yang terlintas di pikiran Anda saat mendengar “Just Do It”? Tentu, slogan tersebut merupakan milik Nike. 

Logo Nike dan slogan “Just Do It”
Iklan Marjan di saat Ramadhan

Kedua contoh di atas merupakan bentuk dari pentingnya membangun brand identity. Dari logo yang ikonik hingga pesan yang kuat, setiap elemen dari brand identity merupakan bagian dari cerita yang membentuk persepsi publik.

Tidak hanya sekadar logo atau slogan saja, brand identity difungsikan untuk menciptakan identitas yang konsisten dan meyakinkan, mampu mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan, dan membawa pengalaman positif bagi konsumen.


Pengertian Brand Identity

Dilansir dari Bizhare, brand identity atau identitas merek adalah elemen visual dan auditif yang mencakup logo, nama merek, warna, tipografi, gaya visual, dan suara merek, di mana semuanya membantu membedakan brand Anda dari pesaing. 

Secara general, brand identity atau identitas merek mencerminkan nilai, visi dan misi, serta tujuan dari bisnis Anda. Dengan membangunbrand identity yang baik, bisnis Anda dapat lebih menonjol di mata pelanggan. Sehingga, perlu dirancang dan dibangun dengan baik agar sesuai dengan brand image yang hendak ditonjolkan.

Apa saja elemen dalam brand identity yang perlu dibangun untuk menciptakan branding yang kuat?

Berikut keenam elemen dalam membentuk brand identity dalam branding bisnis Anda.

6 Elemen Pembentuk Brand Identity

  • Logo
  • Warna
  • Slogan
  • Desain
  • Suara
  • Nilai dan misi perusahaan

Logo

Logo merupakan simbol visual yang merepresentasikan brand secara unik. Ini bisa berupa gambar, huruf, atau kombinasi keduanya. Logo yang efektif dapat dengan cepat mengidentifikasi brand dan meningkatkan daya ingat konsumen.

Beberapa logo-logo terkenal dari brand luar negeri seperti McDonald, Chanel, dan Nike

Warna

Warna adalah elemen penting dalam brand identity yang dapat memengaruhi emosi dan persepsi konsumen terhadap merek. Pemilihan warna yang tepat dapat membantu brand Anda membedakan diri dari pesaing dan membangun hubungan emosional dengan pelanggan.

Anda dapat mengetahui penggunaan warna dalam brand lebih lanjut di sini.

Psikologi warna dalam membangun branding

Slogan

Slogan adalah frase pendek yang menangkap esensi brand dan pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen. Menghadirkan slogan yang unik dapat meninggalkan brand image yang tidak mudah hilang di mindset konsumen.

Slogan dari berbagai brand ternama

Desain

Hal ini mencakup semua aspek visual dari identitas merek, termasuk desain kemasan produk, situs web, materi pemasaran, dan lainnya. Desain yang konsisten dan menarik membantu brand menarik perhatian dan membangun kesan positif pada konsumen.

Suara

Suara brand mencakup elemen audio seperti musik, suara efek, dan suara yang digunakan dalam iklan dan materi pemasaran lainnya. Mempertahankan konsistensi dalam suara merek dapat menghasilkan pengalaman yang seragam dan memungkinkan pengenalan merek di berbagai platform komunikasi.

Nilai dan misi perusahaan

Nilai dan misi perusahaan mencerminkan prinsip-prinsip inti yang menjadi dasar dari brand Anda. Ini mencakup tujuan, visi, dan komitmen merek terhadap pelanggan, komunitas, dan lingkungan. 

Nilai dan misi yang jelas membantu bisnis Anda membangun koneksi yang lebih dalam dengan konsumen dan membedakan diri dari pesaing.

Ketika keenam komponen tersebut dapat dibangun secara berkesinambungan, branding yang Anda hasilkan dapat menjadi lebih kuat dan mampu untuk bersaing dengan usaha lainnya dalam memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen. 

Lalu, apa saja langkah yang diperlukan Anda memiliki identitas merek yang kuat dan tidak mudah dilupakan oleh konsumen? 

4 Cara Membangun Brand Identity bagi Bisnis Anda

  • Memahami target audiens
  • Menetapkan nilai dan misi perusahaan
  • Desain elemen-elemen identitas merek
  • Konsisten dalam penggunaan setiap elemennya

Memahami Target Audiens

Langkah pertama dalam membangun brand identity yang kuat adalah memahami siapa target pasar atau audiens utama dari produk atau layanan yang ditawarkan.

Ini melibatkan penelitian mendalam tentang preferensi, kebutuhan, dan perilaku konsumen potensial. 

Dengan memahami target audiens, bisnis Anda dapat menciptakan pesan dan pengalaman yang relevan dan menarik bagi konsumen.

Menetapkan Nilai dan Misi Perusahaan

Branding yang kuat tidak hanya ditandai oleh produk atau layanan yang unggul, tetapi juga oleh nilai-nilai inti dan misi yang dipegang teguh oleh perusahaan. 

Menetapkan nilai-nilai dan misi dari bisnis Anda membantu membimbing semua keputusan dan tindakan yang diambil, serta memberikan arahan yang jelas dalam membangun hubungan dengan konsumen dan masyarakat secara keseluruhan.

Desain Elemen-elemen Brand Identity

Setelah memahami audiens target dan menetapkan nilai-nilai perusahaan, langkah berikutnya adalah merancang elemen-elemen branding identity seperti logo, warna, slogan, dan desain visual lainnya. 

Memiliki desain yang konsisten dan mencerminkan karakteristik unik merek membantu membangun kesan yang kuat dan mudah dikenali di benak konsumen.

Konsisten dalam Penggunaan Setiap Elemennya

Konsistensi adalah kunci dalam membangun branding yang kuat. Ini mencakup penggunaan yang konsisten dari elemen-elemen dari brand identity Anda di berbagai saluran komunikasi dan interaksi dengan konsumen, 

Termasuk situs web, media sosial, materi pemasaran, dan produk atau layanan itu sendiri. Dengan konsistensi yang baik, bisnis Anda dapat memperkuat kesan positifnya dan membangun loyalitas konsumen yang kokoh.


Memiliki brand identity bukan hanya soal menjadi terkenal di tengah pesaing yang ada, melainkan memberikan sebuah janji dan menginspirasi konsumen lewat visi misi, dan elemen lain yang membuat branding Anda menjadi kokoh.

Setiap elemen dari brand identity yang Anda miliki haruslah mencerminkan “muka” dari bisnis Anda sehingga pesan yang Anda sampaikan bisa diterjemahkan dengan baik kepada konsumen. 

Tentunya, membangun brand identity memerlukan proses yang panjang dan menguras tenaga karena harus melalui sesi brainstorming atau pemikiran ide-ide. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang-orang yang masih merintis bisnisnya.

Apabila Anda masih merintis bisnis dengan skala kecil atau menengah dan ingin memperkuat branding dari bisnis Anda, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan branding yang disediakan oleh DIPDOP lewat “Product Branding Services” yang telah membantu berbagai brand dari skala kecil hingga besar untuk membangun branding yang kuat.

Hubungi official@dipdop.net atau 0811305490 untuk informasi lebih lanjut!

Adinda Feriana Madani
adindamadani01@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *