5 Skill yang Tidak Tergantikan oleh AI, Wajib Kuasai!

DIPDOP > Ceative Agency > In House Training > 5 Skill yang Tidak Tergantikan oleh AI, Wajib Kuasai!
Skill yang tidak tergantikan oleh AI.

Perkembangan zaman menuntut kita untuk mempelajari skill-skill yang tidak tergantikan oleh AI agar tidak tertinggal oleh teknologi.

AI atau artificial intelligence adalah salah satu perkembangan teknologi yang semakin meningkat dengan pesat. Kecerdasan buatan ini berfokus pada pemecahan masalah kognitif yang berkaitan dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, penciptaan, dan pengenalan gambar.

Dengan berkembangnya AI, bukan tidak mungkin pekerjaan yang bisa dilakukan oleh manusia akan dialihkan ke robot.

Namun, ini justru menjadi titik balik untuk lebih menguasai skill-skill yang tidak tergantikan oleh AI sehingga kecerdasan alami kita lebih unggul. Hal ini dikarenakan fakta bahwa AI akan berdampak pada 300 juta pekerjaan di seluruh dunia.

Skill-skill di bawah merupakan suatu hasil yang didapat dari proses belajar yang natural berdasarkan pengalaman manusia, sehingga sulit untuk ditiru secara sempurna oleh AI.

Skill-Skill yang Tidak Tergantikan oleh AI

1. Leadership atau Kepemimpinan

Kemampuan dalam memimpin adalah salah satu skill yang tidak dapat digantikan oleh AI karena untuk memperolehnya, seseorang perlu untuk melewati berbagai macam pengalaman.

Memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik tidak hanya menyelamatkan profesi Anda dari AI, tapi juga membuat karir Anda menjadi lebih cemerlang karena Anda menjadi lebih dipercaya oleh perusahaan.

Kemampuan leadership akan membantu Anda dalam pekerjaan.
Photo by krakenimages on Unsplash

Beberapa cara untuk mengasah kemampuan leadership sedari dini adalah dengan mengikuti ekstrakulikuler di sekolah maupun kampus, berani untuk mengambil keputusan, bersikap disiplin, dan menentukan skala prioritas.

2. Teamwork atau Kerja dalam tim

Bekerja dalam tim menjadi kemampuan yang sangat penting.
Photo by Nick Fewings on Unsplash

Skill selanjutnya yang perlu dipelajari adalah bekerja secara kolaboratif dalam sebuah tim. Di dalam tim, setiap individu memiliki perbedaan dalam berbagai hal seperti divisi, peran atau role, kemampuan, dan sebagainya.

Kemampuan bekerja dalam tim menjadi salah satu kemampuan yang pasti akan selalu berguna di manapun Anda bekerja atau bernaung.

Teamwork tidak hanya melatih kolaborasi, namun juga melatih active listening atau kemampun mendengarkan secara aktif, probem solving atau penyelesaian masalah, dan lain sebagainya.

AI sebagai kecerdasan buatan tentu sulit untuk bisa mencapai kemampuan teamwork yang sesuai, apalagi dihadapkan dengan berbagai macam perbedaan.

3. Effective communication atau Komunikasi efektif

Kemampuan komunikasi yang efektif dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Di dalam kegiatan sehari-hari, komunikasi menjadi media untuk bisa saling mengerti satu sama lain. Apabila kita dihadapkan dengan situasi yang berbeda, tentu gaya komunikasinya juga akan mengikuti.

Inilah kondisi yang tidak bisa diikuti oleh AI, karena mereka tidak dipersiapkan untuk menghadapi berbagai macam kondisi.

Menurut Coursera, komunikasi efektif meliputi 5C, yaitu clear, correct, complete, concise, dan compassionate.

Clear atau jelas, artinya informasi yang disampaikan menggunakan bahasa yang bisa dipahami kedua belah pihak.

Correct atau benar, artinya tidak ada yang ditambahi, dikurangi, atau diubah sesuai dengan keinginan Anda.

Complete atau lengkap, di mana Anda sudah menyampaikan setiap poin penting yang perlu dipahami oleh pihak lain.

Concise atau singkat namun padat, bahwa poin-poin penting dalam percakapan dapat tersampaikan tanpa bertele-tele

Compassionate atau bersimpati, yaitu dengan menggunakan kata-kata yang tidak menyinggung, dan menggunakan bahasa tubuh yang positif.

4. Creativity atau Kreatifitas

Tidak hanya berguna bagi pelaku seni, skill kreatifitas juga diperlukan lho, untuk menggeluti dunia kerja sehingga posisi kita tidak bisa digantikan oleh AI.

Beberapa posisi yang menitikberatkan pada seni berkreasi biasanya berkaitan dengan pemasaran, desain grafis, dan sosial media. Posisi-posisi ini sulit untuk disentuh oleh AI.

Kemampuan dalam berkreasi penting tidak hanya di dalam dunia industri kreatif.
Photo by No Revisions on Unsplash

Hal itu disebabkan tidak adanya sentuhan manusia yang justru dibutuhkan dalam posisi-posisi di atas.

Tentu, selain dari posisi itu, pekerjaan manapun membutuhkan sentuhan kreatif agar terlihat semakin ‘asli’. Oleh karena itu, penting untuk membangun kreatifitas Anda dari sekarang.

5. Decision-making atau Membuat keputusan

Kemampuan decision making sebagai skill yang tidak tergantikan oleh AI.

Setiap harinya, kita diharuskan untuk membuat keputusan dan menimbang di antara banyak pilihan untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Proses membuat keputusan juga melalui berbagai konsiderasi seperti keuntungan, kerugian, penggunaan data terdahulu, prospek yang akan timbul, dan sebagainya.

Karena prosesnya cukup rumit, pembuatan keputusan tidak mampu untuk hanya dibebankan kepada kecerdasan buatan saja. Peran manusia untuk menimbang dan memilah itulah yang menentukan hasilnya.

Ke lima skill di atas dapat Anda peroleh melalui pengalaman-pengalaman pada saat bekerja, atau lewat workshop service yang disediakan oleh DIPDOP. Yuk, hubungi sekarang!

Adinda Feriana Madani
adindamadani01@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *